Transcription

PPKI : Sejarah, Tugas PPKI, Anggota,Tujuan Dan Hasil Sidang PPKI 1 2 3PPKI : Sejarah, Tugas PPKI, Anggota, Tujuan Dan HasilSidang PPKI 1 2 3 Lengkap – Tahukah anda apa yangdimaksud dengan PPKI ? Jika anda belum mengetahuinyaanda tepat sekali mengunjungi gurupendidikan.com. Karena padakesempatan kali ini akan membahas tentang PPKI secara lengkap.Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah berikut ini.Suatu badan yang dibentuk pemerintah Jepang tanggal 7 Agustus1945. Badan ini bertugas menyiapkan segala sesuatu menyangkutmasalah ketatanegaraan menghadapi penyerahan ia.Beranggotakan 21 orang, yang ditunjuk sebagai ketua Soekarno danwakilnya Moh. Hatta. Sebagai penasehat ditunjuk Mr. AhmadSubardjo, dan tanpa sepengetahuan pemerintah Jepang, PPKImenambah lagi enam orang, yaitu Wiranatakusumah, Ki HadjarDewantara, Mr. Kasman Singodimedjo, Sayuti Melik, IwaKusumasumantri, dan Ahmad Soebardjo.Badan ini dibentuk untuk menarik simpati golongan-golongan yangada di Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam PerangPasifik, yang kedudukannya semakin terdesak sejak 1943. Merekajuga berjanji memberi kemerdekaan pada Indonesia melalui‘Perjanjian Kyoto’.Ketika Rusia bergabung dengan Sekutu dan menyerbu Jepang dariManchuria, pemerintah Jepang mempercepat kemerdekaanIndonesia, yang oleh BPUPKI direncanakan 17 September 1945.Tiga tokoh PPKI (Soekarno, Hatta, dan Radjiman) diterbangkan keDalath (Saigon) bertemu Jenderal Terauchi yang akan merestuipembentukan negeri boneka tersebut.Tanggal 14 Agustus 1945 ketiganya kembali ke Jakarta dan Jepangmenghadapi pemboman AS di Hirosima dan Nagasaki. Golongantua dan golongan muda pejuang kemerdekaan terlibat pro dankontra atas peristiwa pemboman Jepang oleh AS. Golongan muda

melihat Jepang sudah hampir menemui kekalahan, tetapi golongantua tetap berpendirian untuk menyerahkan keputusan pada PPKI.Sikap tersebut tidak disetujui golongan muda dan menganggapPPKI merupakan boneka Jepang dan tidak menyetujui lahirnyaproklamasi kemerdekaan dengan cara yang telah dijanjikan olehJenderal Besar Terauchi dalam pertemuan di Dalath. Golonganmuda menghendaki terlaksananya proklamasi kemerdekaandengan kekuatan sendiri lepas sama sekali dari pemerintahanJepang.Menanggapi sikap pemuda yang radikal itu, Soekarno-Hattaberpendapat bahwa soal kemerdekaan Indonesia yang datangnyadari pemerintah Jepang atau dari hasil perjuangan bangsaIndonesia sendiri tidaklah menjadi soal, karena Jepang toh sudahkalah.Selanjutnya menghadapi Sekutu yang berusaha mengembalikankekuasaan Belanda di Indonesia. Oleh sebab itu untukmemproklamasikan kemerdekaan Indonesia diperlukan suaturevolusi yang terorganisasi. Mereka ingin memperbincangkanproklamasi kemerdekaan di dalam rapat Panitia PersiapanKemerdekaan Indonesia.Pengertian PPKIPPKI merupakan singkatan dari Panitia PersiapanKemerdekaan Indonesia atau dalam bahasa Jepang

disebut dengan Dokuritsu Zyunbi Inkai. PPKI ialah panitiayang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia,sebelum panitia ini dibentuk, sebelumnya sudah berdiri BPUPKItapi karena dianggap terlalu cepat ingin melaksanakan proklamasikemerdekaan.Sejarah PPKI [ Proses Awal Pembentukan PPKI]Lembaga ini beranggotakan tokoh-tokoh Pergerakan Nasional yangberasal dari Jawa dan luar Jawa. Anggota PPKI semula berjumlah21 orang, kemudian Ir. Soekarno menambah 6 orang tanpasepengetahuan fihak Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa PPKImemiliki kemandirian dan tidak tergantung pada Jepang. Tujuandibentuk PPKI adalah untuk mempersiapkan segala sesuatu yangdiperlukan dalam menyongsong kemerdekaan.Setelah PPKI merampungkan tugasnya, yaitu menyiapkan konseppembukaan UUD 1945 dan batang tubuh UUD 1945, kemudianmembubarkan diri dan mengusulkan dibentuknya PPKI (PanitiaPersiapan Kemerdekaan Indonesia) yang bertugas melaksanakankemerdekaan Indonesia dan mengambil langkah-langkah nyatauntuk membentuk suatu negara.Sementara itu kedudukan Jepang dalam Perang Dunia II semakinterdesak, sehingga komando Jepang di wilayah selatan mengadakanrapat pada akhir bulan Juli 1945 di Singapura. Dalam pertemuantersebut disetujui bahwa kemerdekaan bagi Indonesia akandiberikan pada tanggal 7 September 1945, setahun setelahpernyataan Koiso.Dalam bulan Agustus perubahan bertambah cepat, tanggal 7Agustus Jenderal Terauchi menyetujui pembentukan PanitiaPersiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Inkai) yangbertanggung jawab melanjutkan pekerjaan BPUPKI danmempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan karena akandiadakannya pemindahan kekuasaan dari Jepang kepada bangsaIndonesia.

Pada tanggal 9 Agustus 1945 Soekarno, Hatta, dan RadjimanWediodiningrat diundang ke Dalat, kira-kira 300 km sebelah utaraSaigon, tempat kedudukan Jenderal Terauchi, panglima seluruhangkatan perang Jepang di Asia Tenggara.3) Tujuan pemanggilanketiga tokoh tersebut adalah untuk melantik secara simbolis Ir.Soekarno sebagai ketua PPKI dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakilketuanya. Acara pelantikan berlangsung pada tanggal 12 Agustus1945 ketika mereka tiba di Dalat, didahului pidato singkat Terauchiyang menyatakan bahwa pemerintah Jepang di Tokyo memutuskanmemberikan kemerdekaan kepada Indonesia.Keesokan harinya Soekarno, Hatta, dan Radjiman kembali keJakarta, tetapi sebelumnya singgah di Singapura satu malam.Sesampainya di Jakarta disambut oleh rakyat. Saat itu Soekarnomengucapkan pidato singkat sebagai berikut:“Jika beberapa waktu yang lalu saya mengatakan bahwa akanmerdeka sebelum tanaman jagung berbuah, sekarang sayakatakan kepada kamu bahwa Indonesia akan merdeka sebelumtanaman tersebut berbunga.”Dengan demikian resmilah pembentukan PPKI dan sudah dapatbekerja sejak tanggal 12 Agustus 1945. Mengenai anggotanya,terdiri dari 21 orang yang merupakan wakil-wakil dari seluruhkelompok masyarakat yang ada di tanah air, yaitu 12 dari Jawa, 3dari Sumatera, 2 dari Sulawesi, 1 dari Kalimantan, 1 dari NusaTenggara, 1 dari Maluku, dan 1 dari masyarakat Cina.Pengurus dan Keanggotaan PPKI1. Ketua: Ir. Soekarno2. Wakil Ketua : Drs. Moh. Hatta3. Penasehat: Mr. ahmad SoebarjoPada tanggal 9 Agustus Jendral Terauchi mengundang tiga orangpemimpin Indonesia, yaitu a. Ir. Soekarno, b. Drs. Moh. Hatta, c.Dr. Radjiman Widiodiningrat ke Dallat ( Saigon ). Tujuannya

adalah untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut mengenaisikap Jepang kepada rencana Kemerdekaan Indonesia.Tugas PPKI1. Mengesahkan Undang Undang Dasar2. Memilih dan Mengangkat Ir.Soekarno sebagai Presiden danDrz.M.Hatta sebagai wakil Presiden3. Membentuk Komite Nasional untuk membantu tugas Presidensebelum DPR dan MPR terbentuk. Tugas Utama PPKI Tugas berdasarkan nama yaitu bertugas untuk Mempersiapkankemerdekaan Indonesia.Anggota PPKIPada awalnya PPKI beranggotakan dan berjumlah 21orang (12 orang dari Jawa, 3 orang dari Sumatra, 2 orang dariSulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 orang dari Nusa Tenggara, 1orang dari Maluku, 1 orang dari golongan Tionghoa). Susunan awalanggota PPKI adalah sebagai berikut :1.2.3.4.5.6.7.8.9.Soekarno (Ketua)Moh. Hatta (Wakil Ketua)Mr. Dr. Soepomo (Anggota)KRT Radjiman Wedyodiningrat (Anggota)P. Soeroso (Anggota)Soetardjo Kartohadikoesoemo (Anggota)Kiai Abdoel Wachid Hasjim (Anggota)Ki Bagus Hadikusumo (Anggota)Otto Iskandardinata (Anggota)

10.Abdoel Kadir (Anggota)11. Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota)12.Pangeran Poerbojo (Anggota)13.Mohammad Amir (Anggota)14.Abdul Maghfar (Anggota)15.Teuku Mohammad Hasan (Anggota)16.GSSJ Ratulangi (Anggota)17.Andi Pangerang (Anggota)18.H. Hamidan (Anggota)19.I Goesti Ketoet Poedja (Anggota)20.Johannes Latuharhary (Anggota)21.Yap Tjwan Bing (Anggota)Selanjutnya tanpa sepengetahuan Jepang, keanggotaanbertambah 6 yaitu :1.2.3.4.5.6.Achmad Soebardjo (Penasehat)Sajoeti Melik (Anggota)Ki Hadjar Dewantara (Anggota)A.A. Wiranatakoesoema (Anggota)Kasman Singodimedjo (Anggota)Iwa Koesoemasoemantri (Anggota)Tujuan Pembentukan PPKI1. melanjutkan tugas dari BPUPKI. Jadi mereka memilikitujuan utama yakni menyegerakan proklamasi kemerdekaan2. dan juga melakukan tata negara beserta membuatstruktur kenegaraan.Pertemuan dengan Marsekal TerauchiTanggal 9 Agustus 1945, sebagai pimpinan PPKI yang baru,Soekarno, Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diundang ke Dalatuntuk bertemu Marsekal Terauchi.

Setelah pertemuan tersebut, PPKI tidak dapat bertugas karena parapemuda mendesak agar proklamasi kemerdekaan tidak dilakukanatas nama PPKI, yang dianggap merupakan alat buatan Jepang.Bahkan rencana rapat 16 Agustus 1945 tidak dapat terlaksanakarena terjadi peristiwa Rengasdengklok.Isi pembicaraan tiga tokoh Indonesia dengan Jendral Terauchi:1. Pemerintah Jepang memutuskan untuk memberkemerdekaan kepada Indonesia segera setelah persiapankemerdekaan selesai dan berangsur-angsur dimulai dari pulauJawa kemudian kepulau-pulau lainnya.2. Untuk pelaksaan kemerdekaan diserahkan kepada PPKIdan telah disepakati tanggal 18 Agustus 1945.3. Wilayah Indonesia akan meliputi seluruh bekaswilayah Hindia-Belanda.Peristiwa RengasdengklokPeristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari“penculikan” yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a.l. AdamMalik dan Chaerul Saleh dari Menteng 31 terhadap Soekarno danHatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul04.30. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa keRengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agarmempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampaidengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakiliSoekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golonganmuda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.Menghadapi desakan tersebut, Soekarno dan Hatta tetap tidakberubah pendirian. Sementara itu di Jakarta, Chairul dan kawankawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Tetapiapa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidaksemua anggota PETA mendukung rencana tersebut.Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akandibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Kamis, 16 Agustus1945 di Rengasdengklok, di rumah Djiaw Kie Siong. Naskah teks

proklamasi sudah ditulis di rumah itu. Bendera Merah Putih sudahdikibarkan para pejuang Rengasdengklok pada Rabu tanggal 15Agustus, karena mereka tahu esok harinya Indonesia akanmerdeka.Karena tidak mendapat berita dari Jakarta, maka Jusuf Kuntodikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada diJakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemuiMr. Achmad Soebardjo, kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo keRangasdengklok untuk menjemput Soekarno, Hatta, Fatmawati danGuntur.Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkatke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan PegangsaanTimur 56. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebutsampai di Jakarta.Keesokan harinya, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 masiKemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melikmenggunakan mesin ketik yang “dipinjam” (tepatnya sebetulnyadiambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman,Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.Piagam JakartaPiagam Jakarta adalah hasil kompromi tentang dasar negaraIndonesia yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan dan disetujuipada tanggal 22 Juni 1945 antara pihak Islam dan kaumkebangsaan (nasionalis). Panitia Sembilan merupakan panitia kecilyang dibentuk oleh BPUPKI.Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadiPancasila dari lima butir, sebagai berikut:1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagipemeluk-pemeluknya2. Kemanusiaan yang adil dan beradab3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan perwakilan5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat IndonesiaPada saat penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI, PiagamJakarta dijadikan Muqaddimah (preambule). Selanjutnya padapengesahan UUD 45 18 Agustus 1945 oleh PPKI, istilahMuqaddimah diubah menjadi Pembukaan UUD setelah butirpertama diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Perubahanbutir pertama dilakukan oleh Drs. M. Hatta atas usul A.A. Maramissetelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan, KasmanSingodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo.Naskah Piagam Jakarta ditulis dengan menggunakan ejaanRepublik dan ditandatangani oleh Ir. Soekarno, Mohammad Hatta,A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir,H.A. Salim, Achmad Subardjo, Wahid Hasjim, dan MuhammadYamin.Memilih dan Mengangkat Presiden dan WakilPresidenPemilihan Presiden dan Wakil Presidan dilakukan dengan aklamasiatas usul dari Otto Iskandardinata dan mengusulkan agar Ir.Soekarno menjadi presiden dan Moh. Hatta sebagai wakil presiden.Usul ini diterima oleh seluruh anggota PPKI.Tugas Presiden sementara dibantu oleh Komite Nasional sebelumdibentuknya MPR dan DPR.SIDANG PPKISetelah diproklamirkan kemerdekaan RI, maka tahap selanjutnyayang dilakukan oleh bangsa indonesia adalah memindahkankekuasaan dan membentuk peerintahan Indonesia. Pada tanggal 18

Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan indonesia (PPKI)mengadakan rapat di Pajombon, yaitu gedung yang dipakaisekarang Kantor Kementerian Kehakiman.Sebelum rapat dimulai, Sukarna-hatta meminta Ki BagusHadikusumo, KH Wahid Hasyim, MR.Kasman Singodimedjo, danMr.Teuke Muhammad Hasan, untuk membahas rancanganUndang-Undang Dasar yang telah dibuat pada tanggal 22 Juni 1945oleh panitia sembilan (empat orang wakil golongan orang IslamYaitu H. Agus Salim, KH.Wahid Hasyim, Abikusno dan AbdoelKahar Muzakkar dan lima orang golongan dari kebangsaan yaituSukarno, M.Hatta, Muh.Yamin, A.Maramis, dan Ahmad Subardjo).Pembahasan yang dilakukan adalah mengenai kalimat “Ketuhanandengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.Pembahasan itu dilakukan agar tidak terjadi suatu polemik dalamkehidupan rakyat Indonesia, karena selain Islam, rakyat Indonesiameyakini beberapa agama.Agar pembahasan cepat selesai, maka diadakan rapat pleno olehbeberapa orang anggota perwakilan yang di pimpin olehMuh.Hatta. Rapat dilaksanakan selama 15 menit dan hasil yangdicapai, yaitu sepakat menghilangkan kalimat “Dengan kewajibanmenjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”, yangdipandang akan menjadi rintangan persatuan dan kesatuan bangsa.Setelah selesai membahas tentang bunyi pasal 1 tersebut,dilanjutkan dengan pembahasan Rancangan Pembukaan danUndang-Undang Dasar yang telah disiapkan oleh Badan PenyidikUsaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Dalam rapatkedua ini, pembahasan dilakukan dalam tempo kurang dari 2 jamdan disepakati berbarengan dengan Rancangan PembukaanUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.Setelah pembahasan permasalahan diatas, maka sidang di skorsuntuk istrahat. Selanjutnya setelah sidang di skors beberapa jam, IrSukarno mengumumkan 6 anggota baru dalam PPKI, merekaadalah Wiranatakusumah, Ki Hajar Dewantara, Mr.Kasman, SayutiMelik, Mr Ima Kusumasumantri, dan Mr.Subardjo.

Hasil Sidang PPKI Ke 1Tanggal 18 Agustus 1945Berikut merupakan beberapa keputusan dan hasil sidang PPKIpada tanggal 18 Agustus 1945 atau hasil sidang PPKI yangpertama.1. Mengesahkan UUD 1945Hasil sidang PPKI pertama adalah mengesahkan undang-undangdasar sebagai konstitusi negara.Selain itu juga dilakukan revisi Piagam Jakarta dimana kalimat‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagipemeluk-pemeluknya’ diganti menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’.2. Mengangkat Soekarno sebagai Presiden dan Moh.Hatta sebagai Wakil PresidenHasil sidang pertama PPKI berikutnya adalah memilih danmengangkat presiden serta wakil presiden Indonesia. Atas usulanOtto Iskandardinata secara aklamasi, Ir. Soekarno terpilih sebagaipresiden Indonesia pertama didampingi oleh Drs. MohammadHatta sebagai wakil presidennya.3. Membentuk Komite NasionalSidang PPKI juga memutuskan pembentukan sebuah komitenasional. Fungsi komite nasional ini adalah untuk sementaramembantu tugas tugas Presiden sebelum dibentuknya MPR danDPR.Hasil Sidang PPKI Ke 2Tanggal 19 Agustus 19451.2.3.4.Membentuk pemerintah daerah yang terdiri dari 8 provinsiMembentuk komite nasional daerahMembentuk 12 Kementerian dan 4 Menteri NegaraMembentuk Tentara Rakyat Indonesia

Hasil Sidang PPKI Ke 3Tanggal 22 Agustus 19451. Menetapkan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)2. Membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI)3. Membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR)KesimpulanSecara simbolik PPKI dilantik oleh Jendral Terauchi denganmendatangkan Sukarno, Hatta dan Rajiman Wedyodiningrat keSaigon tanggal 9 Agustus 1945.Hasilnya cepat lambat kemerdekaan bisa diberikan tergantungkepada kerja PPKI. Terauchi menyampaikan keputusan bahwakemerdekaan Indonesia akan diberikan pada tanggal 24 Agustus1945. Seluruh pelaksanaan kemerdekaan diserahkan seluruhnyakepada PPKI.Persamaan BPUPKI dan PPKI Sama-sama merupakan organisasi bentukan Jepang Dibentuk ketika kondisi Jepang semakin terpuruk. Dibentuk dalam rangka mewujudkan keinginan janji Koisountuk memberikan kemerdekaan bagi negara Indonesia. Maksud sebenarnya Jepang membentuk keduanya hanyauntuk menarik simpati rakyat. Saran-Saran Sebagai pelajar dan generasi muda, maka kita selayaknyamenjadikan momentum PPKI ini menjadi sebuah konsepmotivasi dalam menjelang kehidupan masa depan kita.Agar tidak menyia-nyiakan kemerdekaan yang kita peroleh.

Kita harus mengisi kemerdekaan dengan aktifitas yangberkualitas dan bermutu, sehingga dapat memberi manfaatkepada kehidupan dan kemajuan bangsa. Materi diunduh dari: https://www.gurupendidikan.co.id/ppki/Pada hari Minggu, 15 Maret 2020 pukul 13.59Maklumat wakil presiden tanggal 16 Oktober 1945Pada sidang PPKI yang pertama diputuskan pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI)yang bertugas membantu presiden, kemudian dilengkapi lagi pada sidang tanggal 22 Agustus1945 mengenai pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Komite NasionalIndonesia Daerah (KNID). Kasman Singodimedjo ditunjuk sebagai ketua KNIP. Jumlah anggotaKNIP adalah 60 orang dari berbagai wilayah di Indonesia.Pembentukan KNIP tidak memuaskan oleh beberapa anggota. Sutan Syahrir berhasilmengumpulkan dukungan guna melakukan perubahan kedudukan KNIP. Maka dikeluarkanlahmaklumat wakil presiden tanggal 16 Oktober 1945, yang terkenal dengan nama MaklumatWakil Presiden no X. Isi Pokok Maklumat tersebut adalah:1) KNIP sebelum terbentuk MPR/DPR diserahi kekuasaan legeslatif2) KNIP ikut menetapkan GBHN3) Segera dibentuk Badan Pekerja (BP-KNIP) untuk melaksanakan tugas sehari-hariSutan Syahrir ditunjuk sebagai ketua dari BP KNIP dan Amir Syarifudin sebagai wakilnya.Maklumat tanggal 3 november 1945Berdasarkan hasil sidang PPKI yang ke-III, maka di Indonesia dibentuk Partai NasionalIndonesia (PNI). PNI menjadi partai tunggal di Indonesia. Hal ini menimbulkan penolakan dariberbagai tokoh. Sebuah negara yang demokratis, tidak seharusnya hanya memiliki satu partai,minimal paling tidak dua partai. Pembentukan PNI dengan berbagai wewenangnya dianggapakan menimbulkan perpecahan dan bukan untuk memupuk persatuan seperti apa yang menjaditujuan awalnya. Maka pada tanggal 1 September 1945, PNI dibubarkan. Kemudian BP KNIPmendesak pemerintah untuk memberikan kesempatan berdirinya partai-partai politik.Pemerintah kemudian mengeluarkan maklumat 3 November 1945 yang isinya (1) pemerintahmenyukai timbulnya partai-partai politik, karena adanya parta-partai itulah dapat fipimpin ke jalanyang teratur segala aliran paham yang ada dalam masyrakat, (2) pemerintah berharap supayapartai-partai itu telah tersusun, sebelumnya dilakukan pemilihan anggota badan-badanperwakilan rakyat pada bulan januari 1946.Maka pasca dikeluarkannya maklumat tersebut, muncul berbagai partai politik di Indonesia.Antara lain:1. Majelis Syura Indonesia (Masyumi) yang dipimpin oleh Sukiman Wirsosanjoyo2. Partai Komunis Indonesia (PKI) yang didirikan oleh Moh Jusuf3. Partai Buruh Indonesia (PBI) yang dipimpin oleh Njono4. Partai Rakyat Jelata dipimpin oleh Sutan Dewanis5. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) yang dipimpin oleh Probowinoto6. Partai Sosialis Indonesia (PSI) yang dipimpin oleh Amir Syarifudin7. Partai Rakyat Sosialis (PRS) yang dipimpin oleh Sutan Syahrir8. Partai Katholik Republik Indonesia (PKRI) yang dipimpin oleh I.J Kasimo9. Partai Rakyat Marhein Indonesia (Permai) yang dipimpin oleh J.B Assa10. Partai Nasional Indonesia yang dipimpin oleh Sidik DjojosukartoMaklmuat 14 November 1945

Maklumat ini berisi mengenai perubahan tata pemerintahan Indonesia, dari yang menganutsistem pamerintahan presidensil berganti menjadi sistem pemerintahan parlementer.Pemerintahan Presidensil dianggap sebagai pemerintahan yang otoriter dikarenakan kekuasaanpresiden yang tidak terbatas, pemerintahan parlementer dianggap sebagai pemerintahan yanglebih demokratasiPemerintahan parlementer disini adalah adanya pembagian kekausaan antara kepala negaradan kepala pemerintahan. Kepala negara Indonesia saat itu adalah presiden Soekarno.Sedangkan untuk kepala pemerintahan dikepalai oleh seorang perdana menteri. Tanggungjawab jalannya pemerintahan ditangan oleh perdana menteri. Presiden sebagai simbolpemersatu bangsa. Kalau ada perdana menteri yang gagal menjalankan tugasnya, kemudianpresiden menunjuk tim formatur untuk membentuk pemerintahan yang baru.Perdana menteri yang pernah menjabat selama perang kemerdekaan (1945-1949) antara lain:Sutan Syahrir, Amir Syarifudin, dan Moh Hatta. Pemerintahan Syahrir berlangsung sejakdikeluarkannya maklumat sampai ditandatanganinya Perundingan Linggarjati. Kabinet Syahrirmenjalankan politik diplomasi untuk menghadapi kedatangan NICA. Hal ini mendapatkantentangan dari kelompok radikal, salah satunya adalah organisasi Persatuan Perjuangan yangdipimpin oleh Tan Malaka. Tan Malaka menginginkan kemerdekaan Indonesia 100% tanpasyarat apapun. Konflik ini memunculkan peritiwa 3 Juli 1946 dengan menculik Sutan Syahrir.Kemudian atas intruksi dari presiden, Sutan Syahrir dibebaskan.Sutan Syarir kemudian menyerahkan mandate kepada Presiden. Kemudian dibentukpemerintahan yang kedua dibawah pimpinan perdana Menteri Amir Syarifudin. Gagalnyaperundingan Renville, membuat Amir Syarifudin harus mengembalikan mandat kepada presiden.Amir Syarifudin yang kecewa terhadap perjanjian Renville, kemudian membentuk organisasiFront Demokrasi Rakyat (FDR) yang nantinya bergabung dengan PKI pimpinan Mussomemberontak di Madiun (1948).Selanjutnya presiden menunjuk Moh Hatta membentuk kabinet baru. Kabinet Hatta memilikitugas untuk mengupayakan penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. Pada masa kabinet Hattainilah Indonesia mendapatkan pengakuan dari Belanda atas dasar Konferensi Meja Bundar (27Desember 1949). Setelah itu dibentuk kabint baru dalam bentuk Republik Indonesia Serikat(RIS) yang mana Hatta menjabat sebagai perdana menteri.Materi diunduh dari: aklumat-maklumatawal-kemerdekaan/

TUGAS1. Carilah informasi tentang materi Peristiwa pembentukanpemerintahan pertama Republik Indonesia pada awalkemerdekaan (Sidang PPKI Tanggal 18, 19 dan 22 Agustus 1945dan Maklumat-maklumat Pemerintah pada tanggal 16 Oktober, 3Nopember dan 14 Nopember 1945)2. Analisis dan carilah maknanya bagi bangsa Indonesia hasil sidangPPKI pada tanggal 18, 19 dan 22 Agustus 19453. Analisis dan carilah maknanya bagi bangsa Indonesia dari isiMaklumat-maklumat Pemerintah pada tanggal 16 Oktober, 3Nopember dan 14 Nopember 19454. Tuliskan hasil kesimpulan dalam bentuk tulisan dan dikirimkembali via email [email protected] Hasil dalam bentuk tulisan dibuat minimal 3 halaman folio

Pangeran Soerjohamidjojo (Anggota) 12. Pangeran Poerbojo (Anggota) 13. Mohammad Amir (Anggota) 14. Abdul Maghfar (Anggota) 15. Teuku Mohammad Hasan . kebangsaan (nasionalis). Panitia Sembilan merupakan panitia kecil yang dibentuk oleh BPUPKI. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir, sebagai .