Transcription

A. TABEL PENUNTUN PENILAIAN KUP(C)2KURANG(K)1KURANGSEKALI(KS)H-01SIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Selalu berterus terang dan terbuka dalam setiap tindakan.2. Hasil pekerjaan selalu dilaporkan apa adanya, tanpa ada yangditutup-tutupi, serta dapat dipertanggungjawabkan.3. Tidak pernah mau memberikan laporan ABS (Asal BapakSenang).4. Setiap menerima & melaksanakan tugas, selalumenyampaikan laporan, baik lisan maupun tertulis, dimintaataupun tidak.5. Selama bekerja, tidak pernah terlibat masalah keuangan.6. Aktif memberi saran/masukan dalam rangka mencegahkecurangan dan penyelewengan.7. Absensi dengan keterangan tidak lebih dari 1 (satu) kalisebulan.1. Melapor kepada atasan setelah melaksanakan tugas, baikdiminta maupun tidak.2. Selama bekerja, tidak pernah terlibat masalah keuangan.3. Belum pernah memberikan laporan ABS (Asal Bapak Senang).4. Hasil pekerjaan selalu dilaporkan apa adanya, tanpa ada yangditutup-tutupi, serta dapat dipertanggungjawabkan.5. Absensi dengan keterangan tidak lebih dari 2 (dua) kalisebulan.1. Selama bekerja, belum pernah terlibat masalah keuangan.2. Melapor kepada atasan setelah melaksanakan tugas,terutama jika diminta atau jika ditanya.3. Belum pernah memberikan laporan ABS (Asal Bapak Senang).4. Absensi dengan keterangan tidak lebih dari 3 (tiga) kalisebulan.1. Selama bekerja pernah mendapat teguran dalam masalahkeuangan.2. Pernah diketahui beberapa kali memberikan laporan ABS.3. Sering lalai memberikan laporan setelah melaksanakanpekerjaan.4. Jika absen, sering tanpa alasan yang jelas.5. Tidak terbuka terhadap atasan ataupun teman sekerja.1. Selama bekerja selalu mendapat teguran dalam bidang apapun, termasuk bidang keuangan.2. Selalu lalai memberikan laporan setelah melaksanakanpekerjaan.3. Cenderung selalu memberikan laporan ABS.4. Cenderung sering absen tanpa keterangan.117

KURANGSEKALI(KS)118LOYALITASH-02SIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Menyelesaikan target kerja lebih cepat, serta selaluberinisiatif menawarkan mengerjakan tugas lain.2. Jika sedang bekerja sering lupa waktu.3. Siap pasang badan demi membela kepentinganperusahaan.4. Walaupun ada tawaran kerja yang lebih menarik dariperusahaan lain, cenderung tidak menghiraukannya.5. Bersikap loyal tidak hanya terhadap perusahaannya, tetapijuga terhadap atasan ataupun teman-teman sekerjanya.6. Sangat bangga dengan perusahaannya ataupunlingkungan kerjanya.7. Aktif mendorong suasana saling membantu di lingkungankerjanya.8. Selalu berusaha masuk kerja walaupun sedang sakit.9. Sering menyelesaikan pekerjaan dengan membawanya kerumah.1. Siap bekerja keras dan bersedia lembur, baik ada perintahatasan maupun karena rasa setia kawan dengan temansekerja.2. Merasa malu jika target pekerjaan tidak selesai.3. Menyelesaikan target kerja secara tepat waktu.4. Bangga dengan perusahaan dan lingkungan kerjanya.5. Jika sedang bekerja kadang-kadang lupa waktu.6. Selalu bersedia menerima tugas tambahan jika diminta.7. Bangga dengan perusahaan dan lingkungan kerjanya,1. Rajin bekerja walaupun tidak ada pengawasan, khususnyapada jam-jam kerja.2. Datang kerja pagi dan pulang kerja tepat waktu.3. Bersedia kerja lembur atas perintah atasan ataupunkarena rasa setia kawan dengan teman sekerja.4. Target pekerjaan selalu dapat selesai pada waktunya.1. Sering terlambat menyelesaikan tugas, tapi bersikapmenyesal, dan berjanji akan memperbaiki.2. Tampak rajin bekerja, terutama jika ada pengawasan.3. Mau menerima perintah atasan, tapi sulit jika dimintamembantu teman sekerja.4. Sering ‘mencari muka’ supaya mendapat pujian atasan.1. Sering tidak masuk kerja dan tanpa sedikit pun rasapenyesalan.2. Malas dalam bekerja dan tidak punya inisiatif.3. Sering lalai dalam menyelesaikan pekerjaan.4. Selalu berusaha ‘mencari muka’ dan menyalahkan oranglain.

KURANGSEKALI(KS)KREATIVITAS & KECERDASANH-03SIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Banyak akalnya dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.2. Dalam penyelesaian pekerjaan yang sulit dan rumit, selalupantang menyerah dan selalu berhasil dalam menemukansolusi cerdas.3. Selalu mampu menemukan metode kerja yang lebih praktis,efektif dan efisien sehingga meningkatkan produktivitasperusahaan.4. Aktif berkreasi dalam menciptakan suasana kerja yangkondusif dan nyaman sehingga berpengaruh padapeningkatan produktivitas.5. Aktif memberi saran penciptaan desain-desain baru sehinggaproduk perusahaan semakin diminati konsumen.6. Sering dimintai saran pemecahan masalah, baik oleh atasan,rekan kerja maupun anak buahnya.1. Sering menemukan metode kerja yang lebih baik sehinggatugas-tugas pekerjaan bisa lebih efisien.2. Banyak akalnya dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.3. Banyak akalnya dalam penyelesaian pekerjaan yang sulit danrumit.4. Selalu menciptakan suasana kerja yang kondusif sehinggatercipta suasana kerja yang nyaman.5. Sering memberi saran pemecahan masalah, apalagi jikadiminta.1. Bisa mencari terobosan dalam mempercepat penyelesaianpekerjaan.2. Banyak membantu rekan kerja ataupun anak buah dalammencarikan solusi yang lebih baik dalam menyelesaikan tugaspekerjaan.3. Bisa membantu penyelesaian pekerjaan yang sulit dan rumit.4. Bisa ikut mendorong terciptanya suasana kerja yang kondusifsehingga tercipta suasana yang nyaman.1. Melaksanakan tugas-tugas pekerjaan dengan apa adanya saja,tanpa adanya semangat mengejar prestasi yang lebih tinggi.2. Karena tingkat kecerdasannya, kurang bisa mencari terobosanjika menemukan kesulitan dalam mengerjakan tugas.3. Hanya bisa mendukung jika ada gagasan, baik dari atasanmaupun teman-teman sekerjanya.1. Sering putus asa jika menemui kesulitan dalam melaksanakantugas-tugas pekerjaan.2. Kurang bersemangat jika menghadapi pekerjaan yangtampaknya sulit, walaupun belum mulai dikerjakan.3. Hanya bersemangat jika mengerjakan pekerjaan-pekerjaanyang memang sudah rutin dikerjakan.119

WAWASANSIKAP & PERILAKU KARYAWANH-041. Memiliki budaya membaca buku, koran, dan internet,serta selalu mengikuti warta berita TV ataupun radio.2. Suka mengikuti diskusi-diskusi ilmiah dan seminarseminar, terkait ekonomi, politik, manajemen,keuangan, pemasaran, baik nasional maupuninternasional.3. Sering diminta memberikan saran-saran tentangpengetahuan umum, khususnya pada penyusunanprogram-program kerja perusahaan.4. Aktif sebagai narasumber dalam seminar-seminar dilingkungan perusahaan.5. Aktif dalam pergaulan pada organisasi kemasyarakatan.1. Suka membaca koran dan buku-buku pengetahuansesuai bidang yang ditekuni oleh perusahaan.2. Suka mengikuti warta berita TV ataupun koran,khususnya tentang pemasaran produk-produkperusahaan, baik dalam maupun luar negeri.3. Sering memberi masukan dalam upayapenyempurnaan manajemen perusahaan, khususnyamarketing, sumber daya manusia, dan pengembanganperusahaan.4. Aktif dalam pergaulan pada organisasi kemasyarakatan.1. Suka membaca koran dan mengikut warta berita TVdan radio saja.2. Baru mencari pengetahuan yang diperlukan jika adakebutuhan, baik lewat internet maupun buku-bukupengetahuan yang relevan.3. Kadang-kadang mengikuti seminar-seminar yangberkaitan dengan bisnis perusahaan.1. Hanya kadang-kadang membaca koran dan mengikutiwarta berita TV maupun radio.2. Secara umum kurang suka membaca.3. Pergaulannya kurang luas, hanya terbatas dilingkungan perusahaan dan lingkungan tempattinggalnya.1. Secara umum tidak suka membaca dan tidak sukaKURANG mengikuti warta berita di TV ataupun radio.Kurang suka bergaul, apalagi di lingkungan intelektual.SEKALI 2.3. Lingkungan pergaulannya di lingkungan hura-hura.(KS)120

KURANGSEKALI(KS)BERANI MENGAMBIL KEPUTUSANSIKAP & PERILAKU KARYAWANH-051. Selama bekerja, semua keputusan yang diambilhampir tidak pernah keliru, dan selalu mendapatpenghargaan dari atasan dan bawahan.2. Memiliki daya analisis yang kuat dan akurat,terutama karena memiliki budaya membaca yangkuat dan gemar mengikuti seminar.3. Sebelum pengambilan keputusan selalumempertimbangkan usulan dan saran-saran daripihak-pihak lain terkait.4. Berani mengambil risiko. Jika ternyata keliru, diaselalu konsekuen dan berusaha keras memperbaikikekeliruannya.1. Memiliki daya analisis yang baik, terutama karenagemar membaca.2. Sudah mampu mengambil keputusan sendiri, tetapitetap berusaha minta saran-saran dan pertimbanganpihak lain terkait, sebelum pengambilan keputusan.3. Selama bekerja di lingkungan perusahaan,pernah beberapa kali keliru dalam pengambilankeputusan. Namun, jika terjadi keliru tetap berusahamemperbaiki, dan bersedia banyak belajar.1. Berusaha keras banyak membaca, khususnya gunamempertajam daya analisisnya.2. Dalam setiap aksi pengambilan keputusan, selaluberkonsultasi terlebih dahulu dengan para senior.3. Berusaha banyak belajar tentang keberhasilandan kegagalan pengambilan keputusan dari paraseniornya.1. Aksi pengambilan keputusan hanya berani diambiluntuk hal-hal yang rutin dan sering dilakukan.2. Kurang berani mengambil keputusan untuk hal-haldi luar rutinitas. Untuk itu, dia selalu bertanya lebihdulu kepada atasannya.3. Kurang ada motivasi untuk belajar guna peningkatandiri.1. Aksi pengambilan keputusan hanya berani diambiluntuk hal-hal yang rutin dan sering dilakukan.2. Tidak berani mengambil keputusan untuk hal-hal diluar rutinitas.3. Sama sekali tidak ada motivasi untuk peningkatandiri.121

BERPIKIR & BERTINDAK SISTEMATIS H-06SIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Dalam berpikir dan bertindak selalu mengikutitahapan tata-urut tindakan yang sistematis dan logis(masuk akal).2. Sebelum bertindak, selalu berusaha mempelajaridulu permasalahan yang dihadapi, agar tata-uruttindakan yang akan diambil bisa sejauh mungkinsistematis dan masuk akal.3. Pikiran dan tindakannya selalu dijadikan contoh,baik bagi atasannya, rekan sekerjanya, apalagibawahannya.4. Sering diminta sebagai narasumber untuk matericara berpikir dan bertindak, baik internal perusahaanmaupun di luar perusahaan.1. Dalam berpikir dan bertindak sudah mengikutitahapan tata-urut tindakan yang sistematis dan logis(masuk akal).2. Sebelum bertindak, berusaha mempelajari dulupermasalahan yang akan dihadapi, agar tata-uruttindakan yang akan diambil bisa sejauh mungkinsistematis dan masuk akal.3. Memiliki kemampuan sebagai narasumber untukmateri cara berpikir dan bertindak, khususnya dilingkungan internal perusahaan.1. Dalam berpikir dan bertindak sudah mengikutitahapan tata-urut tindakan yang sistematis dan logis(masuk akal).2. Sebelum bertindak, berusaha mempelajari dulupermasalahan yang akan dihadapi, agar tata-uruttindakan yang akan diambil bisa sejauh mungkinsistematis dan masuk akal.1. Dalam berpikir dan bertindak kadang-kadang tidakmengikuti tata urut tindakan yang sistematis danmasuk akal.2. Sebelum bertindak, tidak berusaha mempelajaridulu permasalahan yang akan dihadapi sehinggaseringkali bertindak tidak sistematis .1. Seringkali bertindak dengan tanpa dipikir terlebihKURANG dahulu.Cara berpikir dan bertindaknya seringkali asal-asalan.SEKALI 2.3. Tidak ada niat untuk belajar guna peningkatan diri.(KS)122

KETEGASANSIKAP & PERILAKU KARYAWANH-071. Pribadinya matang, dewasa, dan berpengalaman luassehingga tidak pernah ragu dalam bertindak.2. Dalam bertindak, tidak pernah mengambil sikapmendua, dan selalu konsisten memilih salah satuyang terbaik.3. Berani mengambil risiko atas keputusan yangdiambilnya.4. Secara umum memahami, mana tindakan yang benardan mana tindakan yang tidak dapat dibenarkan.1. Pribadinya baik secara umum, berpengalaman cukup,dan tidak ragu-ragu dalam bertindak.2. Dalam bertindak berusaha konsisten memilih salahsatu pilihan yang dianggap baik.3. Cukup mengerti tindakan mana yang dianggapbenar dan tindakan mana yang tidak dapatdibenarkan.1. Bertekad untuk bersikap konsisten dalammenjatuhkan satu pilihan terbaik.2. Ada usaha untuk belajar dan banyak bertanyakepada para senior ataupun atasannya.3. Berusaha banyak bertanya, tindakan mana yangdianggap benar dan mana yang tidak dapatdibenarkan.1. Kurang ada usaha untuk belajar atau bertanya,bagaimana bersikap tegas.2. Dalam setiap pengambilan keputusan, cenderunglebih sering bertanya dulu kepada teman ataupunatasan.1. Cenderung tidak peduli dengan masalah ketegasan.KURANG 2. Tidak ada tanda-tanda ingin belajar demiSEKALIpeningkatan diri.(KS)123

NILAI5BAGUSSEKALI(BS)4BAGUS(B)H-081. Selalu digunakan oleh atasannya sebagai panutandisiplin, agar menjadi contoh bagi rekan-kerjanyaataupun bawahannya.2. Selaku pribadi selalu konsisten memberi contohtindakan disiplin dalam bidang apa pun, baik kepadarekan kerjanya apalagi kepada bawahannya.3. Selalu tepat waktu dalam berbagai hal, terutamadalam penyelesaian pekerjaan serta pencapaiantarget yang telah ditetapkan.4. Aktif mengontrol lingkungan kerjanya dalam masalahdisiplin.1. Selalu tepat waktu dalam berbagai hal, terutamadalam penyelesaian pekerjaan serta pencapaiantarget yang telah ditetapkan.2. Berusaha konsisten memberi contoh berbagaitindakan disiplin kepada lingkungan kerjanya.3. Aktif mengajak lingkungan kerjanya untuk selalutepat waktudalam penyelesaian pekerjaan.31. Masih ada catatan terlambat datang dan adabeberapa keterlambatan penyelesaian pekerjaan.Namun, sudah ada usaha untuk memperbaiki.2. Ada rasa malu jika berbuat tidak disiplin, dan adausaha untuk bisa meningkatkan diri.21. Beberapa kali mendapat teguran atasan karena tidakmencapai target penyelesaian tugas, sebagai akibattidak disiplin.2. Ada usaha peningkatan diri, tetapi kurang berhasilkarena memang kemampuannya yang PLINSIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Sering mendapatkan teguran atasan karena tidakdisiplin dalam menjalankan tugas, tetapi tidakmemberikan respons yang baik.2. Tidak ada usaha sama sekali untuk belajar gunapeningkatan diri.

SITSIKAP & PERILAKU KARYAWANH-091. Bersikap mengajak dan selalu memberi contoh untukselalu cekatan dan gesit dalam melakukan kegiatanapa pun.2. Budaya cekatan dan gesit dalam menjalankanaktivitas apa pun, sudah menjadi darah daging bagidirinya.3. Karena kerjanya yang cekatan dan gesit, hasil yangdicapai seringkali lebih cepat selesai dari targetwaktu yang telah ditetapkan.4. Selalu dijadikan acuan oleh atasannya, untuk ditiruoleh para rekan kerjanya ataupun anak buahnya.1. Selalu bekerja cekatan dan gesit sehingga targetwaktu penyelesaian pekerjaan selalu lebih cepat dariwaktu normalnya.2. Aktif mengajak rekan-rekan kerjanya untuk bekerjadengan cekatan dan gesit.3. Budaya bekerja secara cekatan dan gesit sudahmenjadi rutinitas dalam kesehariannya.1. Sudah berusaha untuk selalu cekatan dan gesitdalam menangani pekerjaan, tetapi penyelesaianpekerjaan belum secepat seperti yang diharapkan.2. Tetap berkomitmen untuk berusaha menerapkanbudaya bekerja secara cekatan dan gesit.3. Sudah ada niat dan kemauan untuk banyak bertanyaserta banyak belajar dalam rangka pengembangandiri.KURANG(K)1. Bekerja secara cekatan dan gesit, hanya dilakukanjika dirasa ada pengawasan dari atasan.2. Kurang adanya kemauan untuk melakukan sesuatusebagai upaya pengembangan diri.11. Cara kerjanya cenderung biasa-biasa saja, jauh dariKURANG upaya cekatan dan gesit.Tidak ada keinginan untuk belajar dan bertanyaSEKALI 2. dalamrangka pengembangan diri.(KS)125

KURANGSEKALI(KS)126PEDULI & RESPONSIFH-10SIKAP & PERILAKU KARYAWAN1. Sangat peduli dan segera memberikan respons, dengan carasegera memberikan bantuan, jika ada pihak lain yang merasakesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan atau tugasnya.2. Sikap peduli dan responsif di lingkungan kerja ditujukanbukan hanya terhadap atasan, melainkan dilakukan secaraikhlas kepada siapa pun, baik rekan kerjanya, maupun anakbuahnya.3. Di luar lingkungan kerjanya pun dikenal sebagai orang yangsosial, peduli, dan segera membantu kepada siapa pun yangmemerlukan.4. Memiliki sikap peduli dan responsif terhadap terjadinyakondisi umum, misalnya peduli dan segera bertindak jikaada kejadian penting, seperti terjadi kebakaran, banjir dansebagainya.1. Selalu peduli dan responsif dan segera bertindak,bukan hanya jika ada perintah atasan, melainkan segeramemberikan respons jika ada rekan sekerja ataupun anakbuah yang memerlukan bantuan.2. Bersikap peduli jika ada rekan kerja yang tidak masuk,dimana tugas kerja rekan tersebut belum selesai. Dia segeramerespons dengan berinisiatif menyelesaikan tugas rekannya,di luar tugasnya sendiri.3. Memiliki sikap peduli dan responsif terhadap terjadinyakondisi umum, seperti kebakaran, banjir dan sebagainya.1. Cukup memiliki sikap peduli dan responsif sehingga dapatmembantu kelancaran pekerjaan tim.2. Sudah ada usaha untuk mengajak atau menularkan sikappeduli dan responsif ini, tetapi baru terbatas kepada anakbuahnya.3. Sudah ada niat dan kemauan untuk banyak bertanya sertabanyak belajar, dalam rangka pengembangan diri.1. Terdorong berbuat peduli jika ada kehadiran atasan,ditambah daya responsnya yang memang kurang.2. Kurang adanya kemauan untuk melakukan sesuatu sebagaiupaya pengembangan diri.1. Bekerja dengan semangat biasa-biasa saja, dan tampakkurang peduli terhadap adanya perubahan situasi damkondisi di sekitarnya.2. Daya respons dalam menyikapi perubahan situasi sangatkurang.

KURANGSEKALI(KS)TIDAK SUKA MENUNDA WAKTUSIKAP & PERILAKU KARYAWANH-111. Punya komitmen tinggi untuk selalu langsung takeaction serta sesegera mungkin mengerjakan aktivitasapa pun, tanpa sedikit pun ingin menunda waktu.Bahkan, selalu dilakukan tanpa memandang ruangdan waktu.2. Aktif memberi contoh dan mengajak lingkungankerjanya ataupun lingkungan tempat tinggalnyauntuk berlaku “tidak suka menunda waktu”.1. Punya komitmen tinggi untuk selalu langsung takeaction serta sesegera mungkin mengerjakan aktivitasapa pun, tanpa sedikit pun ingin menunda waktu.Bahkan, selalu dilakukan tanpa memandang ruangdan waktu.2. Aktif memberi contoh dan mengajak lingkungankerjanya ataupun lingkungan tempat tinggalnyauntuk berlaku “tidak suka menunda waktu”.1. Punya komitmen untuk langsung take action dalammengerjakan tugas pekerjaan tanpa menunda waktu;hanya saja konsistensinya kurang dijaga.2. Komitmen untuk “tidak suka menunda waktu” hanyaterbatas bagi diri sendiri, kurang bisa mendoronglingkungan kerjanya.1. Kurang memiliki komitmen untuk langsung takeaction dalam mengerjakan tugas tanpa menundawaktu. Kadang-kadang mau melakukan, terutamajika dirasa ada kehadiran atasan.2. Tidak bisa menjadi panutan bagi lingkungankerjanya.1. Seringkali justru sering menunda waktu dalammengawali tugas pekerjaan yang diberikankepadanya.2. Tidak berusaha untuk belajar dalam upayapengembangan diri.127

NILAI5BAGUSSEKALI(BS)4BAGUS(B)KETELITIAN DALAM BEKERJASIKAP & PERILAKU KARYAWANH-121. Memiliki budaya cross check yang sangat fanatik,begitu selesai merampungkan suatu pekerjaan (crosscheck cek ulang dari sisi yang berbeda). Hal inidemi tercapainya tingkat akurasi yang tinggi.2. Aktif mengajak lingkungan kerjanya untuk selalumelakukan cross check, begitu selesai melakukanpekerjaan.3. Aktif memberikan motivasi kepada lingkungankerjanya, akan pentingnya cross check demitercapainya tingkat ketelitian yang tinggi dalampencapaian hasil kerja.1. Selalu melakukan cross check, begitu selesaimerampungkan suatu pekerjaan. Dengan tingkatketelitian yang tinggi, tidak perlu lagi terjadipengulangan pekerjaan yang tidak perlu.2. Seringkali mengajak dan memotivasi rekan-rekandi lingkungan kerjanya untuk mau melakukan crosscheck setiap kali selesai merampungkan pekerjaan.31. Cukup teliti dalam bekerja, dengan sering melakukancross check setelah selesai dengan pekerjaannya.Namun, belum menjadi budaya kerjanya.2. Cenderung punya kemauan untuk belajar, demipeningkatan dirinya.21. Kurang teliti dalam melakukan pekerjaan danseringkali lalai dalam melakukan cross check setelahselesai dengan pekerjaannya.2. Cenderung tidak ada kemauan belajar, demikemajuan dirinya.CUKUP(C)KURANG(K)11. Sulit diandalkan dalam pekerjaan-pekerjaan yangKURANG melibatkan masalah ketelitian.Cara kerjanya cenderung asal-asalan, tanpa adaSEKALI 2. usahamemperbaiki.(KS)128

B. CONTOH-CONTOH FORMULIR DIKLATIDENTIFIKASI KEBUTUHAN DIKLATDEPARTEMEN : PERIODE KERJA : 20 .PT ADMIRALJAKARTANo.BIDANG KETERANGANBidang Diklat:Jakarta, ., 20 .1. Kepemimpinan/PsikologiManajer SDM2. Pemasaran.3. Teknologi.4. Keuangan/Pajak/Akuntansi.5. Program “5R”NB.: Bidang Diklat bisa diubah sesuai kebutuhan Perusahaan.( . )129

PROGRAM DIKLATPT ADMIRALJAKARTANo.130BULANTENTANG: DEPARTEMENJUMLAHPESERTAMATERIINSTRUKTURDisetujui Oleh:DirekturJakarta, ., 20 .Diajukan Oleh :Manajer SDM( . )( . )

PT ADMIRALJAKARTAPROPOSAL–DIKLATTENTANG: I. LATAR BELAKANGII. MAKSUD DAN TUJUANIII. MATERI PROGRAM DIKLATIV. METODE DAN TEKNIK DIKLATV. WAKTU DAN TEMPAT DIKLATVI. INSTRUKTUR DIKLATVII. PESERTA DIKLATVIII. BIAYA DIKLATDisetujui Oleh:Direktur( . )Jakarta, ., 20 .Diajukan Oleh :Manajer SDM( . )131

PT ADMIRALJAKARTALAPORAN HASIL DIKLATTENTANG: I. MATERI HASIL DIKLATII. EVALUASI DIKLATIII. BIAYA DIKLATDiperiksa Oleh :Manajer SDM( )132Jakarta, ., 20 Disiapkan Oleh :Kabag Diklat( )

PT ADMIRALEVALUASI INSTRUKTUR DIKLATJAKARTANAMA INSTRUKTUR : .HARI/TANGGAL: . / .MATERI: .No.KRITERIA EVALUASI1.PENYAJIAN MATERI2.PENGUASAAN MATERI3.GAYA–BAHASA4.WAWASAN5.TANYA–JAWABTOTAL NILAI :BAIK(B)(Nilai: 3)CUKUP(C)(Nilai: 2)KURANG(K)(Nilai: 1)B C K . . . SARAN-SARAN : .Jakarta, . , 20.Disetujui :DIREKTUR( . )Dilaporkan :MANAJER SDM( . )NB: Kriteria Evaluasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan.133

PT ADMIRALDAFTAR PESERTA DIKLATMATERI DIKLAT : JAKARTANo.NAMANIKJABATANTANDATANGANJakarta, ., 20 134Diperiksa Oleh :Disiapkan Oleh :Manajer SDMKabag Diklat( )( )

PT ADMIRALJAKARTANo.NAMA KARYAWANLEMBAR PENGALAMAN DIKLATKARYAWAN PT ADMIRALDEPARTEMENBidang Diklat :1. Kepemimpinan/PsikologiBIDANG DIKLAT12345Jakarta, ., 20 .Manajer SDM2. Pemasaran.3. Teknologi.4. Keuangan/Pajak/Akuntansi.5. Program “5R”( .)NB: Beri tanda V pada kolom Diklat yang pernah diikuti.135

PT ADMIRALEVALUASI PESERTA DIKLATPERIODE : .JAKARTAHARI / TANGGAL: . / .MATERI: .ASPEK YANG DINILAINo.NAMAKetentuan Nilai :5 : Baik SekaliDEPARTEMENINISIATIF DISIPLINTANGGUNGJAWABTOTALNILAIJakarta, ., 20 .Manajer SDM4 : Baik3 : Cukup2 : Kurang1 : Kurang Sekali136( )

C. CONTOH SURAT KEPUTUSAN (SKEP) BESERTA LAMPIRANNYAPT ADMIRAL PUTRA PERKASAJln. Satu Nusa Satu Bangsa No. 17JakartaSURAT KEPUTUSANNo.: Skep-18/08-45/VIII/2014tentangKETETAPAN ABSENSI KARYAWANDIREKTURPT ADMIRAL PUTRA PERKASAMenimbang :1. Perkembangan perusahaan yang semakin besar menuntut para karyawan untukbekerja semakin professional.2. Perlu dikeluarkannya suatu ketetapan yang mengatur absensi karyawan.Mengingat :Masih tingginya tingkat absensi karyawan.MEMUTUSKAN:Menetapkan :1. Memberlakukan Ketetapan Absensi Karyawan sebagaimana tampak dalamlampiran Surat Keputusan ini.2. Surat Keputusan ini berlaku Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 18 Agustus 2014; danberlaku untuk seluruh karyawan tanpa kecuali.3. Apabila di kemudian hari dijumpai adanya kekeliruan, akan diadakan pembetulansebagaimana mestinya sesuai situasi dan kondisi perusahaan, serta dilakukan dalamtempo yang sesingkat-singkatnya.Demikian Surat Keputusan ini dibuat untuk diperhatikan dan dilaksanakan secarakonsisten dan penuh rasa tanggung jawab.Tembusan :1. Komisaris (Sebagai Laporan)2. ArsipDitetapkan di : JakartaPada tanggal : 18 Agustus 2014PT ADMIRAL PUTRA PERKASAIr. PANDU PUTRA MBADIREKTURContoh Surat Keputusan (Skep) di atas dilampiri KetetapanAbsensi Karyawan, sebagaimana contoh berikut. Dalam hal ini,Surat Keputusan dan Lampirannya merupakan satu kesatuanyang tak terpisahkan.137

PT ADMIRALJAKARTAKETETAPAN ABSENSI KARYAWANLampiran Surat Keputusan No: Skep18/08-45/VIII/2014Dalam upaya mendapatkan data penilaian karyawan yang seobjektif mungkin,data absensi karyawan yang juga merupakan salah satu komponen penilaian,harus sejauh mungkin dapat dituangkan dalam bentuk yang terukur. Untukitu, berikut ini ditetapkan definisi sakit, izin, dan mangkir; masing-masingdilengkapi dengan nilai minus dari masing-masing alasan tidak masuk yangada. Definisi sakit; adalah sakit dengan keterangan dokter. Namun, perusahaanbisa pula memberikan kebijakan, dimana ada tambahan kategori sakit,yaitu:1. Sakit dengan keterangan dokter, diberi nilai (-0,5) untuk satu hari absen.2. Sakit tanpa keterangan dokter, diberi nilai (-1) untuk satu hari absen. Definisi izin; adalah izin untuk beberapa keperluan, diatur sebagai berikut:1. Urusan keluarga, seperti: suami/istri, anak, ayah/ibu kandung, ayah/ibumertua; diberi nilai (-0,5) untuk satu hari absen.2. Urusan rumah beserta kelengkapannya (pajak, listrik, air dan lain-lain);diberi nilai (-1) untuk satu hari absen.3. Izin terlambat datang atau pulang mendahului ( 2jam) hingga (setengahhari); diberi nilai (-0,5) untuk satu kali ijin. Definisi mangkir; adalah kondisi tidak masuk kerja tanpa keterangan,diatur sebagai berikut:1. Menyampaikan alasan setelah masuk kerja lagi, dengan bukti-bukti kuat;diberi nilai (-1) untuk satu hari absen.2. Sama sekali tidak ada pemberitahuan, dan tidak ada alasan yang masukakal; diberi nilai (-2).Jakarta, . 20 .Manajer SDM( . )138

Pada contoh Surat Keputusan (Skep) tadi, tampakbahwa Skep tersebut menetapkan berlakunya KetetapanAbsensi Karyawan. Selain itu, Skep ini juga menetapkan kapanberlakunya, serta berlaku untuk siapa saja di dalam jajaranperusahaan. Selanjutnya, Skep juga mengantisipasi apabiladi kemudian hari ternyata dijumpai adanya kekeliruan, akandiadakan pembetulan sebagaimana mestinya. Pada contohSkep di atas, materi yang diputuskan, secara fisik terdiri atas 1(satu) halaman, atau bisa pula terdiri atas beberapa halaman.Itulah sebabnya tidak mun

A. TABEL PENUNTUN PENILAIAN KARYAWAN KEJUJURAN H-01 NILAI SIKAP & PERILAKU KARYAWAN 5 BAGUS SEKALI (BS) 1. Selalu berterus terang dan terbuka dalam setiap tindakan. 2. Hasil pekerjaan selalu dilaporkan apa adanya, tanpa ada yang ditutup-tutupi, serta dapat dipertanggungjawabkan. 3. Tidak