Transcription

EFISIENSI DAYA PENERANGAN JALAN UMUM(PJU) DENGAN SISTEM PEREDUPAN STUDI KASUSDI JALAN NGALIAN – MANGKANGKOTA SEMARANGSKRIPSIdiajukan sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelarSarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Teknik BangunanOlehElang Pratama Wahyu ParadewaNIM.5101411007PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNANJURUSAN TEKNIK SIPILFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG2017i

ii

iiiLEMBAR KEASLIAN KARYA ILMIAHDengan ini saya menyatakan bahwa:1. Skripsi ini, adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkangelar akademik sarjana, baik di Universitas Negeri Semarang (UNNES)maupun di perguruan tinggi lain.2. Karya tulis ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya sendiri,tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan Pembimbing dan masukan TimPenguji.3. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulisatau dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelasdicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkan namapengarang dan dicantumkan dalam daftar pustaka.4. Perrnyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudianhari terdapat penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini,maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelaryang telah diperoleh karena karya ini, serta sanksi lainnya sesuai dengannorma yang berlaku di perguruan tinggi ini.Semarang, 14 Agustus 2017yang membuat pernyataan,Elang Pratama Wahyu ParadewaNIM. 5101411007

iv

MOTTO DAN PERSEMBAHANMottoSekecil apapun suatu perbuatan apabila kita lakukan dengan baik, tekundan tulus, tetap akan berarti dalam setiap perjalanan untuk menggapai apa yangkita cita-citakan.Persembahan1) Ayahanda Partono dan Ibunda Ana Maria Wahyuningsih.2) Adik-adikku Wisnu, Garudea dan Tiara yang tersayang.3) Kekasihku tercinta Nurul Hidayah.4) Seluruh Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang.5) Seluruh teman Pendidikan Teknik Bangunan tahun angkatan 2011.6) Kakak beserta adik angkatan prodi Pendidikan Teknik BangunanUniversitas Negeri Semarang.v

ABSTRAKPratama Wahyu Paradewa, Elang. 2016. Efisiensi Daya Penerangan Jalan Umum (PJU)Dengan Sistem Peredupan Studi Kasus di Jalan Ngalian – Mangkang KotaSemarang . Skripsi. Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik Universitas NegeriSemarang. Pembimbing I: Aris Widodo, S.Pd., M.T. , Pembimbing II: Drs.Tugino, M.T.Perkembangan suatu wilayah ditandai dengan adanya peningkatan lajupertumbuhan penduduk dan aktivitasnya. . Peningkatan aktivitas penduduk sering kalimenimbulkan masalah bagi pengelola suatu wilayah, karena sering kali tidak diimbangidengan peningkatan sarana dan prasarana serta pelayanan infrastruktur untuk mendukungpeningkatan aktivitas penduduk tersebut. Diantaranya sarana infrastruktur jalan rayadengan spesifikasi pada penggunaan lampu penerangan jalan.Penggunaan lampu penerangan jalan yang berlebihan sangatlah tidak efektifsehingga perlu adanya penelitian tentang efisiensi penggunaan PJU. Peredupanmerupakan salah satu metode yang dapat mengurangi pemborosan penggunaan PJU.Dalam pengabilan data penelitian ini menggunakan teknik survei. Subjek penelitiannyaadalah kepadatan lalu lintas ruas jalan Ngalian – Mangkang yang dilakukan secarateratur pada hari kerja dan hari libur. Pengambilan data dari jam 18.00 sampai dengan06.00.Hasil dari penelitian ini berupa data kepadataan lalu lintas di hari efektif/ kerjadan dihari libur. Adapun hasil efisiensi penggunaan daya sebesar 32,25% pada hari kerjadan efisiensi penggunaan daya sebesar 29,15% pada hari libur. Dalam satu tahundiasumsikan bahwa hari efektif sebanyak 261 hari dan hari libur sebanyak 104 haridengan hari libur adalah hari sabtu dan minggu, maka asumsi efisiensi daya selama satutahun sebesar 31,23%Berdasarkan hasil penelitian tersebut saran yang dapat diberikan oleh penelitiantara lain (1) pemerintah kota Semarang hendaknya lebih mengawasi akan peneranganjalan umum dan juga menjaganya sehingga tidak terjadi banyak kerusakan pada saranayang dibutuhkan semisal lampu, tiang, kabel dan lainnya. (2) bagi pengguna jalanhendaknya tidak merusak failitas yang ada sebagai contoh pencurian arus listrik padatiang penerangan jalan umum yang ada dan (3) bagi peneliti lain hendaknya termotivasiuntuk melengkapi penelitian ini dengan menggunakan teknik lain sehingga mengurangianggaran yang digunakan dalam penerangan jalan umum.Kata Kunci : Efisiensi daya, Penerangan Jalan Umum (PJU), Sistem peredupanvi

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. Karena dengan segalaanugrah, canta dan kasih-Nya penulis mampu menyelesaikan skripsi yangberjudul EfisiensiDaya Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan SistemPeredupan Studi Kasus di Jalan Ngalian – Mangkang Kota SemarangPenulis sadar bahwa dalam menyelesaikan skripsi ini penulis selalumendapat bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulismenyampaikan rasa terima kasih dan rasa hormat kepada Aris Widodo, S.Pd.,M.T. (Pembimbing I), Drs. Tugino, M.T. (Pembimbing II) dan Drs. Supriyono,MT. (Penguji) yang telah membimbing dan mengarahkan penulis untukmenyelesaikan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada:1.Prof. Dr. Fatur Rokhman, M.Hum, Rektor Universitas Negeri Semarangatas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk menempuh studi diUniversitas Negeri Semarang.2.Dr. Nur Qudus, M.T. Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarangyang telah memberikan izin penelitian;3.Dra. Sri Handayani, M.Pd. Ketua Jurusan Teknik Sipil yang telahmemberikan izin dalam penyusunan skripsi ini;4.Bapak dan Ibu dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Semarangyang telah menanamkan ilmu sebagai bekal yang sangat bermanfaat bagipenulis;5.Kepala Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame Kota Semarangyang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan penelitian dijalan Ngalian – Mangkang Kota Semarang;6.Seluruh pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini yang tidakdapat penulis sebutkan satu per satu.Semoga bantuan dan bimbingan yang telah diberikan menjadi amalkebaikan. Namun, penulis tidak menutupi kesalahan yang tidak disadari, makadari itu kritik dan saran yang sifatnya membangun dari berbagai pihak sangatdiharapkanvii

guna kelengkapan dan kesempurnaan skripsi ini. Penulis mengharapkan semogaskripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya mahasiswa Jurusan TeknikSipil.Semarang,14 Agustus 2017Penulisviii

DAFTAR ISIHALAMAN JUDUL .iPERSETUJUAN PEMBIMBING .iiPENGESAHAN KELULUSAN .iiiKEASLIAN PENELITIAN .ivMOTO DAN PERSEMBAHAN .vABSTRAK .viPRAKATA .viiDAFTAR ISI .ixDAFTAR TABEL .xiiDAFTAR GAMBAR .xivDAFTAR LAMPIRAN .xvBAB I PENDAHULUAN1.1. Latar Belakang Masalah .11.2. Pembatasan Masalah. .41.3. Rumusan Masalah .51.4. Tujuan Penelitian .61.5. Manfaat Penelitian .61.6. Sistematika Penulisan .7BAB II KAJIAN PUSTAKA, LAANDASAN TEORI, DAN HIPOTESIS2.1. Landasan Teori .92.1.1. Efisiensi Daya .92.11.1.1 Batasan Efisiensi .102.1.1.2 Prinsip Berlakunya Efisiensi .122.1.1.3 Dua Segi Efisiensi .142.1.2. Jalan Umum .162.1.2.1 Peranan Jalan .172.1.2.2 Klasifikasi Jalan .17ix

2.1.2.3 Penampang Melintang Jalan .272.1.3. Penerangan Jalan Umum (PJU) .362.1.3.1 Lampu Peneranngan Jalan .412.1.3.2 Lampu Natrium .492.1.3.1 Posisi Lampu Peneranngan Jalan .522.1.4. Perancangan Penerangan Jalan .552.1.5. Arus Lalu Lintas .562.1.6. Satuan Mobil Penumpang (smp) .572.1.7. Peredupan .602.1.8. Kapasitas Jalan Indonesia .612.2. Kerangka Pikir .672.3. Hipotesis .71BAB III METODE PENELITIAN3.1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan .723.2. Desain Penelitian .733.3. Alat dan Bahan Penelitian .763.4. Populasi dan Sampel .783.5. Teknik Pengumpulan Data .793.6. Teknik Analisa Data .81BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN4.1. Pelaksanaan Penelitian .844.2. Hasil Penelitian .854.2.1 Kondisi Eksisting Jalan Ngalian – Mangkang .864.2.2 Perlengkapan Penelitian .864.3. Data Penelitian .884.3.1. Data Penelitian Hari Efektif .884.3.2. Data Penelitian Hari Libur .914.4. Analisa Data .934.4.1. Analisis Data Hari Efektif .934.4.2. Analisis Data Hari Libur . 100x

4.4.3. Analisa Data Penghematan Selama Satu Tahun . 1064.5. Pembahasan . 107BAB V PENUTUP5.1. Kesimpulan . 1115.2. Saran . 111DAFTAR PUSTAKA . 112LAMPIRAN . 113xi

DAFTAR TABELTabel 2.1Klasifiksai Jalan Raya Menurut Kelas Jalan .27Tabel 2.2Klasifikasi Menurut Medan Jalan .27Tabel 2.3Perkiraan Kebutuhan Daya Untuk Penerangan Jalan .41Tabel 2.4Faktor Kehilangan Cahaya Lampu Penerangan Jalan Raya .41Tabel 2.5Kode Indeks Perlindungan IP (Index of Protection) .43Tabel 2.6Jenis Lampu Penerangan Jalan Secara Umum MenurutKarakteristik dan Penggunaannya .46Tabel 2.7Perbandingan Antara SOX dan SON .51Tabel 2.8Penataan Letak Lampu Penerangan Jalan .54Tabel 2.9Besaran Satuan Mobil Penumpang .59Tabel 2.10 Kapasitas Dasar Ruas Jalan .62Tabel 2.11 Kriteria Pennentuan Tipe Alinyemen .63Tabel 2.12 Faktor Penyesuaian Kapasitas Untuk Leber Jalur Lalu Lintas(FCw) .64Tabel 2.13Faktor Penyesuaian Kapasitas Untuk Pemisah Arah (FCsp) .64Tabel 2.14Faktor Bobot Hambatan Samping .65Tabel 2.15Penentuan Kelas Hambatan Samping .65Tabel 2.16Faktor Penyesuaian Kapasitas Akibat Hambatan Samping(FCsf) Untuk Jalan Perkotaan (Jala Dengan Bahu/ JalanDengan Kreb) .66Tabel 2.17 Faktor Penyesuaian Kapasitas Akibat Hambatan Samping (FCsf)Untuk Jalan Luar Kota .67Tabel 2.18 Faktor Penyesuaian Kapasitas Untuk Ukuran Kota (FCcs) .68Tabel 3.1Tabel Instrumen Penelitian .78Tabel 4.1Tabel Data Volume Kepadatan Lalu Lintas Hari Efektif 1 .88Tabel 4.2Tabel Data Volume Kepadatan Lalu Lintas Hari Efektif 2 .89Tabel 4.3Tabel Data Volume Kepadatan Lalu Lintas Hari Libur 1 .91xii

Tabel 4.4Tabel Data Volume Kepadatan Lalu Lintas Hari Libur 2 .Tabel 4.5Tabel Data Gabungan Volume Kepadatan Lalu LintasHari Efektif .Tabel 4.69294Tabel Data Gabungan Volume Kepadatan Lalu LintasHari Libur . 100xiii

DAFTAR GAMBARGambar 2.1Penampang Melintang Jalan .28Gambar 2.2Contoh Lampu Merkuri dan Lampu Sodium .42Gambar 2.3Penataan Letak Lampu Penerangan Jalan .54Gambar 2.4Penataan Letak Lampu Penerangan Jalan .55Gambar 2.5Alur efektifitas penggunaan PJU tanpa peredupan .69Gambar 2.6Alur efektifitas penggunaan PJU dengan peredupan .70Gambar 3.1Lokasi Penelitian dan Titik Pengambilan Data .74Gambar 3.2Alur penelitian pengambilan data .75Gambar 3.3Counter, Ballpoint, dan Clipboard .77Gambar 3.4Grafik Kepadatan Lalu Lintas .82Gambar 4.1Lokasi Penelitian dan Titik Pengambilan Data .85Gambar 4.2Counter, Ballpoint, dan Clipboard .87Gambar 4.3Dimmer.87Gambar 4.1Grafik Data Gabungan/ Rata-Rata Hari Efektif .98Gambar 4.2Grafik Data Gabungan/ Rata-Rata Hari Libur . 104xiv

DAFTAR LAMPIRANLampiran 1Formulir Usulan Topik . 113Lampiran 2Usulan Pembimbing Skripsi . 114Lampiran 3Surat Penetapan Dosen Pembimbing Skripsi . 115Lampiran 4Surat Tugas . 116Lampiran 5Daftar Mengikuti Seminar Proposal . 117Lampiran 6Daftar Mengikuti Seminar Proposal . 118Lampiran 7Berita Acara Seminar Proposal. 119Lampiran 8Daftar Hadir Seminar Proposal. 120Lampiran 9Surat Ijin Penelitian . 121Lampiran 10Lokasi Pengambilan Data: Pertigaan UIN Walisongo . 122Lampiran 11Lokasi Pengambilan Data: RSUD Tugu . 123Lampiran 12Lokasi Pengambilan Data: Pasar Mangkang . 124Lampiran 13Lokasi Pengambilan Data: Terminal Mangkang . 125Lampiran 14 Tabel Penelitian Hari Efektif 1 . 126Lampiran 15 Tabel Penelitian Hari Efektif 2 . 128Lampiran 16 Tabel Penelitian Rata-Rata Hari Efektif . 130Lampiran 17Tabel Penelitian Hari Libur 1 . 132Lampiran 18Tabel Penelitian Hari Libur 2 . 134Lampiran 19 Tabel Penelitian Rata-Rata Hari Libur . 136Lampiran 20 Grafik Kepadatan Lalu Lintas Hari Efektif 1 . 138Lampiran 21 Grafik Kepadatan Lalu Lintas Hari Efektif 2 . 139Lampiran 22Grafik Kepadatan Lalu Lintas Hari Libur 1 . 140Lampiran 23Grafik Kepadatan Lalu Lintas Hari Libur 2 . 141Lampiran 24Sampel Data Survei (Mobil Penumpang) . 142Lampiran 25Gambaran Jenis Tiang Lampu Dijalan Ngalian-Mangkang . 143xv

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah.Perkembangan suatu wilayahditandai dengan adanyapeningkatan lajupertumbuhan penduduk dan aktivitasnya. Peningkatan aktivitas penduduk sering kalimenimbulkan masalah bagi pengelola suatu wilayah, karena sering kali tidakdiimbangi dengan peningkatan sarana dan prasarana serta pelayanan infrastrukturuntuk mendukung peningkatan aktivitas penduduk tersebut. Pelayanan infrastrukturperkotaan meliputi penyediaan air bersih, drainase perkotaan, jalan, pemukinan,persampahan, energi dan telekomunikasi, belum terintegrasi menjadi satu kesatuansistem yang utuh dalam penanganannya di perkotaan.Kota Semarang merupakan kota yang strategis dan salah satu kota terbesarkelima di negara Indonesia. Berada di tengah-tengah Pulau Jawa dan Kota Semarangmemiliki posisi geostrategis karena berada pada jalur lalu lintas ekonomi Pulau Jawaserta merupakan koridor pembangunan Jawa Tengah. Dengan memiliki luas total373.67 km² dan menurut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil)Kota Semarang tahun 2017 memiliki jumlah penduduk sebesar 1.765.396 jiwa.Dikota ini terdapat banyak ruas jalan umum yang membelah Kota Semarang menjadibagian-bagian kecil. Pada ruas-ruas jalan umum ini terdapat fasilitas penerangan padamalam hari yang disebut penerangan jalan umum. Penerangan yang prima mutlakdiperlukan untuk jalan umum, karena jalan umum menurut fungsinya di bagi menjaditiga yaitu jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal dan jalan lingkungan. Peneranganjalan umum merupakan salah satu infrastruktur yang penggunaannya didukungmenggunakan energi listrik.1

2Efisiensi energi didefinisikan sebagai metode, teknik dan prinsip-prinsipyang memungkinkan untuk dapat menghasilkan output yang sama denganpenggunaan energi lebih sedikit atau mendapatkan output yang lebih besar denganjumlah energi yang sama. Efisiensi energi saat ini menjadi topik yang sangat populerkarena kebutuhan dunia akan energi terus bertambah setiap tahunnya. Dalam halregulasi sudah banyak peraturan yang mengamanatkan melakukan efisiensi energi.Seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No 30 tahun 2007 dan PeraturanPemerintah Nomor 70 Tahun 2009 tentang Konservasi Energi, efisiensi energi adalahtanggung jawab semua pihak, baik pemerintah (pusat maupun daerah), swasta, danmasyarakat.Penerangan jalan umum (PJU) yang merupakan salah satu kebutuhanmasyarakat, menjadi kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah Daerah/Kota sebagaibentuk pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya PJU diharapkan meningkatkanrasa aman masyarakat secara umum, meningkatkan keamanan pengguna jalanmaupun penerangan lingkungan. Dengan demikian di lokasi PJU akan timbul rasadamai, aman, nyaman dan tentram bagi kehidupan masyarakat. Disisi lain juga akantimbul keindahan, semarak, prestise dan terang.Masyarakat merasa perlu dan punya hak mendapatkan dan menikmati PJUsebagai bentuk kompensasi membayar iuran PJU melalui tagihan rekening listrik.Minat masyarakat berswadaya memasang PJU sangat tinggi, sehingga menimbulkanpertumbuhan PJU yang sangat pesat dan tidak terbendung, serta sebagian besar tidakberijin, dan pada umumnya tidak menggunakan lampu yang hemat energi dengantingkat penerangan yang tinggi. Sehingga PJU perlu ditata dengan cara menggunakansistem peredupan. Sementara beban Pemerintah atas tagihan PJU per bulan yangselalu meningkat, dapat ditekan.

3Sebagai salah satu contoh pada pengambilan studi kasus di jalan Ngalian Mangkang kota Semarang yang merupakan jenis jalan arteri yang memiliki dua arahdan menjadi jalur lintas Kota Semarang. Sehingga jenis kendaraan pribadi, angkutanutama dengan ciri perjalanan jarak jauh, dan kecepatan rata-rata tinggi dapatmelintasi kota. Pada jalan tersebut terdapat PJU yang selalu menyala selama 12jam/hari secara penuh. Padahal sesuai dengan uraian di atas, perlunya kitamengefisiensikan penggunakan daya pada PJU yang ada agar dapat menghematenergi dan biaya.Mencermati dari apa yang telah dijabarkan di atas maka dilakukan penelitiandengan judul “Efisiensi Daya Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan SistemPeredupan Studi Kasus di Jalan Ngalian – Mangkang Kota Semarang”.1.2 Pembatasan Masalah.Batasan masalah digunakan peneliti untuk membatasi dan memfokuskanpenelitian pada Efisiensi Penerangan Jalan Umum Kota Semarang MenggunakanSistem Peredupan Studi Kasus Jalan Ngalian - Mangkang.Dalam penelitian ini peneliti membatasi masalah hanya pada:a. Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah titik lampu yang berjumlah 386 titik diruas Jalan Ngalian - Mangkang yang dibatasi antara pertigaan Universitas IslamNegeri (UIN) Walisongo sampai batas Kota Kendal.b. Subyek penelitian yaitu peredupan Penerangan Jalan Umum. Adapun tempatpengambilan data diantaranya;- Pertigaan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo.- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo.

4- Pasar Mangkang.- Terminal Mangkang.c. Penelitian dilakukan hanya untuk mendapatkan persentase penghematan penggunaandaya pada Penerangan Jalan Umum (PJU) jalan Ngalian – Mangkang kota Semarangmenggunakan sistem peredupan dengan tolok ukur volume kepadatan lalu lintas.d. Volume kepadatan lalu lintas didapatkan dengan menghitung banyaknya mobil roda 4dan lebih dari roda 4 yang melewati ruas Jalan Ngalian - Mangkang dengan rentangwaktu per 15 menitan mulai dari jam 18:00 sampai dengan jam 06:00 WIB.e. Penelitian dilakukan 4 hari yaitu pada hari Senin dan Rabu untuk mewakili hari kerjaserta hari Jumat dan Sabtu untuk mewakili hari libur namun tidak pada hari liburnasional. Serta dilaksanakan pada malam hari (pukul 18:00) ketika lampu peneranganjalan umum menyala sampai dengan pagi hari (pukul 06:00).1.3 Rumusan Masalah.Berdasarkan latar belakang di atas maka permasalahan yang akan diungkapdalam penelitian ini adalah tentang efisiensi penerangan jalan umum denganmenggunakan sistem peredupan.Kemudian rumusan masalah tersebut yaitu:Berapa besar efisiensi penerangan jalan umum (PJU) di kota Semarang (studi kasusjalan Ngalian – Mangkang yang dipengaruhi oleh volume lalu lintas saat malam hari).

51.4 Tujuan Penelitian.Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui seberapa besar daya peredupan pada peredupan jalan umum(PJU) di Jalan Ngaliyan-Mangkang dengan tolak ukur volume kepadatan aruslalu lintas pada jam 18:00-06:00 dihari kerja dan hari libur sehingga dapatmeminimalisir pengeluaran anggaran biaya penggunaan daya untuk PJU KotaSemarang.1.5 Manfaat Penelitian.Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat baik secarateoritis maupun praktis.1. Manfaat TeoritisHasil penelitian diharapkan dapat di pergunakan untuk mengoptimalkanpengguanaan tenaga listrik pada penerangan jalan umum (PJU) danmeminimalkan pengeluaran anggaran tenaga listrik kepada PLN di KotaSemarang.2. Manfaat Praktisa. Bagi PenulisHasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagipenulis sehingga dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah didapat dari bangku kuliahserta dapat digunakan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Teknik Bangunandi Universitas Negeri Semarang.

6b. Bagi Orang lainHasil penelitian ini dapat membantu memberikan wawasan tentang kepadatan lalulintas saat hari kerja maupun hari libur dan memberikan gambaran biaya peredupanlalu lintas yang terjadi.1.6 Sistematika Penulisan.Secara garis besar penulisan skripsi ini dibagi menjadi 3 bagianyaitu bagian awal, isi, dan bagian akhir.1. Bagian awalBagian awal skripsi meliputi: judul, abstrak, lembar pengesahan, motto danpersembahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dan daftarlampiran.2. Bagian isiIsi skripsi disajikan dalam lima bab dengan beberapa sub bab pada tiapbabnya.BAB I : PendahuluanPada bab ini berisi gambaran mengenai latar belakang masalah,identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian,manfaat penelitian, dan sistematika penulisan skripsi.BAB II : Landasan Teori

7Bagian ini mengemukakan tentang kajian pustaka, landasan teoridan hipotesis yang mendukung dalam pelaksanaan penelitian. Kajian pustakayang mendukung penelitian ini diantaranya: Radetia (2016) telah melakukanpenelitian yang berjudul Analisis Efisiensi Penerangan Jalan UmumMenggunakan Sistem Peredupan Studi Kasus Dijalan Sultan Agung KotaSemarangdan Edwin (2016) telah melakukan penelitian yang berjudulEfisiensi Penerangan Jalan Umum Kota Semarang dengan Studi Kasus JalanPamularsih. Landasan teori yang mendukung penelitian ini diantaranya:efisiensi daya, jalan umum, penerangan jalan umum, perancangan peneranganjalan, arus lalu lintas, satuan mobil penumpang (smp), kapasitas jalanIndonesia, dan hipotesis.BAB III : Metode PenelitianDidalam bab ini berisi tentang tempat dan waktu penelitian, enelitian,teknikpengumpulan data dan teknik analisa data.Populasi pada pengamatan ini adalah semua jenis kendaraan yangmelalui ruas Jalan Ngalian - Mangkang. Sedangkan sampel yang diambiladalah kendaraan roda empat dan lebih dari roda empat, teknik sampling yangdigunakan adalah menggunakan teknik survey.BAB IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan

8Bab ini mencakup analisis data penelitian serta pembahasannya.Dalam bab ini mencakup tentang. Umum yaitu berkaitan dengan kondisieksisting jalan Ngalian-Mangkang dan pelaksanaan penelitian beserta cakupanhasil penelitian.BAB V : PenutupBerisikan kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran yangrelevan dengan penelitian yang telah dilaksanakan.3. Bagian AkhirBagian akhir skripsi berisikan daftar pustaka dan lampiranlampiran.

BAB IILANDASAN TEORI, KERANGKA PIKIR DANHIPOTESIS2.1 Landasan TeoriPenelitian biasanya mengacu pada teori lain yang dapat dijadikantitik tolak. Dengan demikian, peninjauan terhadap teori lain menjadisangat penting, sebab biasanya digunakan untuk memperkuat teori yangada dengan penelitian yang akan dilakukan. Selain itu, peninjauanterhadap teori lain dapat digunakan untuk membandingkan seberapa besarkeaslian dari penelitian yang akan dilakukan.2.1.1 Efisiensi DayaEfisiensi merupakan landasan pemikiran dari kegiatan manajemen,termasuk di dalamnya sistem. Pembahasan mengenai sistem juga diperluasmeliputi sistem dalam organisasi, sistem informasi bagi pimpinan, sistempersediaan dan harga, serta sistem pajak. Dalam bahasa Indonesia, efektifditerjemahkan dengan hasil guna, sedangkan efisien diterjemahkan dayaguna. Ini menunjukan bahwa hasil guna lebih ditekankan pada hasilnyasaja. Sementara daya guna, disamping hasilnya, juga ditekankan pada dayaatau usaha/pengorbanan untuk mencapai hasil tersebut, agar tidak terjadipemborosan.9

102.1.1.1 Batasan EfisiensiEfisiensi adalah usaha mencapai prestasi yang ngkinanyangtersedia(material, mesin, dan manusia) dalam tempo yang sependek-pendeknya,didalam keadaan yang nyata (sepanjang keadaan itu bias berubah) tampamengganggu keseimbangan antara faktor-faktor tujuan, alat, tenaga, danwaktu (Wirapati dalam The Liang Gie, 1976, hlm.26).Efisiensi adalah perbandingan terbaik antara suatu hasil denganusahanya. Perbandingan ini dapat dilihat dari dua segi berikut ini.1. HasilSuatu kegiatan dapat disebut efisien, jika suatu usahamemberikan hasil yang maksimum. Maksimum dari segi mutu ataujumlah satuan hasil itu.2. UsahaSuatu kegiatan dapat dikatakan efisien, jika suatu hasiltertentu tercapai dengan usaha yang minimum, mencakup limaunsur: pikiran, tenaga jasmani, waktu, ruang, dan benda (termasukuang). (The Liang Gie dan Miftah Thoha, 1978, hlm. 8-9).Efisiensi menurut Ghiselli dan Brown:The term efficiency has a very exact definition. It is expressed asthe ratio of output to input (E.E. Ghiselli & C.W. Brown, 1955, hlm.251)

11Jadi, menurut Ghiselli & Brown, istilah efisiensi mempunyaipengertian yang sudah pasti, yaitu menunjukan adanya perbandinganantara keluaran (output) dan masukan (input).Dari ketiga pendapat tersebut terdapat tiga perbedaan yaitu sebagaiberikut:1. Batasan efisiensi menurut Wirapati hanya menunjukan efisiensiyang dilihat dari segipengorbanannya saja. Denganpengorbanan

vi ABSTRAK Pratama Wahyu Paradewa, Elang. 2016. Efisiensi Daya Penerangan Jalan Umum (PJU) Dengan Sistem Peredupan Studi Kasus di Jalan Ngalian – Mangkang Kota