Transcription

LAPORAN KULIAH KERJA MEDIAPeranan public relation officerDalam membangun image ( citra ) perusahaandi PT. Radio Bintang Media Swara Surakarta( solo radio 92,9 fm )Disusun Guna Untuk Memenuhi PersyaratanDalam Memperoleh Gelar Ahli MadyaKonsentrasi Public RelationsDisusun Oleh :Rosyana Denni Purnama SariNIM : D 1603063PROGRAM DIPLOMA III KOMUNIKASI TERAPANFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA2006

LAPORAN KULIAH KERJA MEDIAPERANAN PUBLIC RELATION OFFICERDALAM MEMBANGUN IMAGE ( CITRA ) PERUSAHAANDI PT. RADIO BINTANG MEDIA SWARA SURAKARTA( solo radio 92,9 FM )Disusun Oleh :ROSYANA DENNI PURNAMA SARINIM : D 1603063PROGRAM DIPLOMA III KOMUNIKASI TERAPANFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIKUNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA2006i

PERSETUJUANLaporan Tugas Akhir yang berjudul :PERANAN PUBLIC RELATION OFFICERDALAM MEMBANGUN IMAGE ( CITRA ) PERUSAHAANDI PT. RADIO BINTANG MEDIA SWARA SURAKARTA( solo radio 92,9 FM )Disusun oleh :Nama: ROSYANA DENNI PURNAMA SARINIM: D 1603063Konsentrasi: Public RelationsIni telah disetujui oleh pembimbing untuk dipertahankan di hadapan panitiapenguji Tugas Akhir Program Diploma III Komunikasi Terapan fakultas IlmuSosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret SurakartaSurakarta,Juni 2006MenyetujuiDrs. Hamid Arifin, MsiNIP : 131 792 201ii

PENGESAHANTugas Akhir ini telah diuji dan disahkan oleh panitia ujian Tugas AkhirProgram Diploma III Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Sebelas Maret SurakartaHari:Tanggal:Panitia Ujian Tugas Akhir :Penguji I1. Drs. Haryanto, M Lib1 NIP : 131 570 292Penguji II2. Drs. Hamid Arifin, Msi2 NIP : 131 792 201Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Sebelas Maret SurakartaDekanDrs. H. Dwi Tiyanto, SUNIP : 130 814 593iii

MOTTOv Hidup itu penuh perjuangan, berjuanglah untuk hidup karena Allah tidak akanmengubah nasib seseorang jika orang tersebut tidak berusaha dengan sungguh –sungguhv Jangan mudah putus asa dan maju terus pantang mundur.v Cinta adalah suatu anugrah yang agung, patut di jaga karena hidup tanpa adaorang yang tercinta di samping kita tidaklah ada artinya.iv

PERSEMBAHANKarya ini penulis persembahkan untuk :Ë Almarhum ayahku dan ibuku tercintaË Nenekku tersayangË Kakek dan Nenekku di NgendenË Kekasih hidupku yang sangat kucintai dan kusayangiË AdikkuË Almamaterkuv

KATA PENGANTARAssalamu’ alaikum Wr. WbPuji syukur alhamdulillah Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atassegala rahmat dan hidayah – Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporanTugas Akhir ini dengan baik.Kuliah Kerja Media ( KKM ) dirasa sangatlah penting dan diperlukan bagimahasiswa dalam akhir studi. Dengan KKM dapat meningkatkan pemahamanpraktis dari dasar teoritis yang didapatkan semasa perkuliahan. Harapan agarmahasiswa yang bersangkutan akan lebih siap dalam menapaki dunia kerja dandapat menjadi seorang yang professional dalam lingkup disiplin ilmu yangdigelutinya.Tugas Akhir dengan judul “ Peranan Public Relation Officer DalamMembangun Image ( Citra ) Perusahaan di PT. Radio Bintang Media SwaraSurakarta ( Solo radio 92,9 FM ) ” Di susun guna memenuhi kewajiban TugasAkhir sebagai persyaratan untuk mencapai gelar Ahli Madya Jurusan PublicRelation Diploma III Komunikasi Terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Sebelas Maret Surakarta.Selama penyusunan Tugas Akhir ini penulis telah banyak mendapatkanbimbingan, pengarahan serta bantuan dari berbagai pihak yang semua ini sangatbesar artinya bagi penulis. Dan pada kesempatan ini, penulis menghaturkan rasahormat serta terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :1. Bapak Drs. Dwi Tiyanto, SU selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan IlmuPolitik Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ijin KKM.2. Bapak Drs. A. Eko Setyanto, Msi selaku ketua Program Diploma IIIKomunikasi terapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UniversitasSebelas Maret.3. Bapak Drs. Hamid Arifin, Msi selaku dosen pembimbing yang telahberkenan meluangkan waktu dan dengan sabar membimbing sertamengarahkan penulis dalam penyusunan Tugas Akhir ini.vi

4. Bapak Drs. Alex Ibnu M, Msi selaku dosen Pembimbing Akademik yangtelah membumbing penulis selama ini.5. Seluruh dosen dan staff Program III Komunikasi Terapan6. Bapak Ir. Pedhet Wijaya, MM selaku General Manager PT. Radio BintangMedia Swara ( solo radio 92,9 FM ) yang telah memberikan ijin penulismelaksanakan KKM.7. Ibu Titik Kuswidiyati selaku Personal Coordinator yang telah memberikanijin dan membantu dalam pengumpulan data yang penulis butuhkan.8. Ibu Fransisca Endiah Wijayanti, SS selaku Bussines DevelopmentManager , atas segala arahan dan bimbingannya serta masukan yangberarti bagi penulis sekaligus berkenan menjadi tempat curhat penulis.Thank’s for every thing, mom!9. Ibu Echlesia Listyawati Santosa Putri selaku Public Relations Officer danWebsite Team Head yang telah membantu penulis selama melaksanakanKKM di solo radio 92,9 FM dan berkenan berbagi pengalaman serta ilmu.10. Mbak Atin, Mbak Pipit, Mbak Tiwi, BapakYunianto, Mas Bagus, MasYudi, Mas Ery, Mas Yandi, Mbak Esti, Mas Eza, Mas Dicky, dansemuanya aja deh, atas bantuan dan keramahannya selama penulismelaksanakan KKM di solo radio 92,9 FM.11. Almarhum Ayahku tercinta, atas semuanya yang engkau berikan danibuku, atas kasih sayang dan dukungan yang diberikan.12. Nenekku yang baik, yang berkenan memberikan penulis tempat berlindungdan memberikan support yang tiada henti baik moril dan spirituil.13. Special for my soul “ Irawan Tri Jati Utomo ” atas cinta, kasih sayang,perhatian, dan support yang tiada hentinya baik moril, materiil danspirituil. You are every thing in my life. I love you always. Besertakeluarganya.14. Kakakku “ Yudistira Putra Fajar ”yang bersedia berbagi komputerdengan penulis. Beserta keluarganya.15. Kakek dan nenekku di Ngenden, atas segala yang telah diberikan padapenulis. Tanpamu aku tidakkan jadi apa – apa.vii

16. Keluarga besarku, semuanya saja, yang telah memberikan penulissemangat untuk tetap berjuang hidup.17. My best friend Dian, Haning yang selalu setia menjadi teman curhatpenulis dan masukan – masukan yang di berikan. Keep our friendship !!18. Ritta, Windi, Atikah, dan semua teman – teman D III Public Relations ataskebersamaannya selama ini.19. Dan kepada semua pihak yang telah benyak memberikan bantuan kepadapenulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu.Harapan penulis semoga bimbingandan bantuan tersebut dapatmereleasikan Tugas Akhir ini dengan baik, namun penulis sadar bahwa TugasAkhir ini masih jauh dari sempurna. Maka penulis juga mengharapkan kritik dansaran yang bersifat membangun demi penyempurnaan Tugas Akhir ini.Akhir kata penulis berharap semoga Tugas Akhir ini adapt bermanfaat danberguna bagi masyarakat pada umumnya dan rekan – rekan mahasiswa DiplomaIII Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada khususnya.Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.Surakarta,Juni 2006PenulisROSYANA DENNIviii

DAFTAR ISIHalamanHalaman Judul iHalaman Persetujuan . iiHalaman Pengesahan . iiiHalaman Motto . viHalaman Persembahan vKata Pengantar . viDaftar Isi ixDaftar Tabel . xiBAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah . 1B. Tujuan Kuliah Kerja Media . 3BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Radio Siaran Sebagai Media Massa Elektronik 5B. Pengertian Humas ( Public Relations Officer ) . 6C. Peranan Public Relations . 10D. Proses Komunikasi Public Relations . 12E. Perencanaan Public Relations . 16F. Kualifikasi Public Relations Yang Profesional . 19G. Pengertian Image ( Citra ) . 21H. Hubungan Antara PR dengan Citra Perusahaan 25ix

BAB IIIDESKRIPSI PERUSAHAANA. Sejarah Singkat Berdirinya Solo radio 92,9 FM 28B. Manajemen Perusahaan . 29C. Konsep Siaran . 31D. Visi dan Misi Perusahaan . 31E. Logo Perusahaan 32F. Struktur Organisasi . 33G. Spesifikasi Teknik . 34H. Networking . 35I. Musik dan Informasi . 37J. Program Siaran 37BAB IVPELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA ( KKM )A. Kehumasan PT. Radio Bintang Media Swara ( solo radio 92,9FM ) . 41B. Tempat dan Waktu KKM 42C. Bidang Pelaksanaan Magang . . 43D. Penanggung Jawab Magang 44E. Pelaksanaan Kegiatan Magang 44BAB VPENUTUPA. Kesimpulan . 61B. Saran . 63DAFTAR PUSTAKALAMPIRANx

DAFTAR TABELHalamanGambar model komunikasi menurut Laswell 13Gambar model circle programming & communication . 18Gambar proses pembentukan citra dalam teori image building 23Gambar logo solo radio 92,9 FM . 32Bagan struktur organisasi solo radio 92,9 FM . 34Tabel daftar rate tahun 2006 . 36xi

1BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPada era globalisasi saat ini, radio swasta diharapkan mampu memberikaninformasi dan hiburan ( entertain ) yang dibutuhkan oleh masyarakat luas. Selainradio sebagai media massa elektronik yang harganya cukup terjangkau sehinggahampir semua orang memilikinya dan bersifat auditif serta dalam menyampaikanpesan dapat langsung didengarkan oleh pendengarnya. Oleh karena itu, radiodapat menjadi pilihan selain televisi.Dalam menghadapi era global, solo radio 92,9 FM dituntut untuk dapatmenciptakan budaya perusahaan yang baik agar mendapatkan kepercayaan daripublik, apalagi solo radio 92,9 FM tergolong stasiun radio swasta yang masihbaru yaitu baru beroperasi sekitar tiga tahun yang lalu. Untuk dapat menciptakancitra yang baik maka dibutuhkan seorang Public Relations Officer professionalyang diharapkan mampu membangun good image dari solo radio 92,9 FM.Public relations sangat penting bagi sebuah organisasi karena aktivitasnyadapat menjadi wahana integrasi internal, menjembatani saling pengertian anggotakomunitas, sehingga menimbulkan loyalitas pada kalangan karyawan danmemperkuat etos kerja di kalangan direksi / manajer.Disinilah kegiatan humas ( public relations ) memegang peranan penting.Sebab peran humas sangat dominan dalam menjalin hubungan antara perusahaandengan publiknya, baik publik internal maupun publik eksternal, karena segala

2kegiatan public relations terkandung unsur – unsur yakni citra baik( good image ),itikad baik ( good will ), saling pengertian ( mutual understanding ), salingmempercayai ( mutual appreciation ) serta toleransi yang dapat menghantarkanperusahaan pada hubungan yang baik dan pada akhirnya akan membentuk citrayang positif terhadap perusahaan. Selain itu, seorang public relations jugamempunyai peranan yang penting dalam menangani persoalan – persoalan yangberkaitan dengan keinginan dan harapan stakeholders, baik itu stakeholdersinternal ( pihak internal perusahaan ) maupun stakeholders eksternal ( pendengardan media massa baik cetak seperti koran dan majalah ataupun elektronik dalamkonteks ini adalah stasiun televisi ) demi perkembangan solo radio 92,9 FMuntuk kearah yang lebih baik serta dapat membangun kepercayaan publik. Adanyakepercayaan dari publik ( public trust ) akan memberikan image yang positifterhadap keberadaan solo radio 92,9 FM.Kuliah Kerja Media bisa dikatakan mempunyai arti yang penting bagiprofesi public relations adalah untuk meningkatkan serta memperluas pengalamanautentik di dalam dunia kerja nyata, selain ini untuk menerapkan teori sertapraktek yang telah diberikan selama mengikuti perkuliahan.Kuliah kerja Media adalah kesertaan mahasiswa secara nyata dan langsungdalam kegiatan kerja profesi baik pada satu atau lebih perusahaan instansi tempatKKM merupakan wahana untuk menerapkan dan mempraktekkan ilmu yang telahdidapat selama perkuliahan serta untuk mengenal dan mempelajari pekerjaan yangberkaitan dengan public relations.

3Untuk itulah penulis memilih PT. Radio Bintang Media Swara ( solo radio92,9 FM ) yang terletak di jalan Menteri Supeno No. 6 Manahan Surakarta inisebagai tempat melaksanakan Kuliah Kerja Media ( KKM ) 2006, ini denganpertimbangan bahwa penulis ingin lebih mengetahui segala kegiatan publicrelations solo radio 92,9 FM karena solo radio 92,9 FM tergolongsebagaistasiun radio baru yang masih dalam tahap membangun image positif dari publik.Penulis memulai KKM pada tanggal 1 Februari sampai dengan 16 Maret 2006 danditempatkan pada Bussines Development Division sebagai Public Relations.B.Tujuan Kuliah Kerja Media ( KKM )Selain sebagai salah satu syarat kelulusan guna memperoleh gelar AhliMadya ( A. Md ) bidang Komunikasi Terapan, proses Kuliah Kerja inidilaksanakan agar mahasiswa dapat mengambil suatu pelajaran yang positifselama melaksanakan Kuliah Kerja Media. Adapun tujuan penulis dalampelaksanaan Kuliah Kerja Media di PT. Radio Bintang Media Swara ( solo radio92,9 FM ) adalah sebagi berikut :1. Ingin mengetahui peranan Public Relations Officer dalam membangunimage perusahaan di PT. Radio Bintang Media Swara ( solo radio 92,9FM )2. Memperoleh pengalaman secara nyata tentang dunia kerja beserta systemkerja yang sebenarnya.3. Mengenal lebih dekat aktivitas kerja kehumasan radio di PT. RadioBintang Media Swara ( solo radio 92,9 FM )

44. Melatih penulis untuk berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapipermasalahan dan menyelesaikan tugas – tugas di lingkungan kerja.5. Membekali mahasiswa untuk menambah ketrampilan dan pengetahuankhususnya bidang kehumasan agar dapat terjun ke dunia kerja secaramaksimal serta menjadi seorang humas yang professional.

5BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Radio Siaran Sebagai Media Massa ElektronikSebagai unsur dari proses komunikasi dalam hal ini sebagai media massa,radio siaran mempunyai ciri dan sifat yang berbeda dengan media massa lainnya.Jelas berbeda dengan surat kabar yang merupakan media cetak dan dengan filmyang bersifat mekanik optik.Radio tentu saja sangat berbeda dengan televisi, hanya saja sama – sajamedia elektronik. Adapun perbedaannya yaitu radio sifatnya audial sedangkantelevisi bersifat audiovisual. Radio melebihi televisi dalam hal daya jangkaunyayang lebih jauh ( apabila tanpa satelit ) dan mudahnya penyampaiannya suatupesan yang bersifat informatif, edukatif, persuasive, stimulatif, dan komunikatif.Penyampaian pesan melalui radio siaran dilakukan dengan menggunakan bahasalisan, kalaupun ada lambang – lambang nonverbal yang dipergunakan jumlahnyasangat sedikit dan sifatnya santai.Setiap stasiun radio siaran mempunyai gaya ( style ) bersiaran sendiri.Biasanya radio didengarkan oleh audience secara sambil lalu, maka dalammenyiarkan suatu pesan seharusnya kalimat dan kata – kata yang diucapkan olehpenyiar misalnya, harus pendek, ringan, jelas. Maksudnya, agar mudah didengardan dipahami oleh para pendengarnya. Sebab pendengar radio berada dimana saja.Jadi, ada dua faktor yang menyebabkannya yaitu sifat radio siaran itu yang auditif

6( mengandung gangguan tapi harus akrab ) dan sifat pendengar radio yangheterogin, pribadi, aktif, selektif serta ingin jelas, ringan dan segera. 1Seseorang dapat menikmati acara siaran radio sambil makan, tiduran danbahkan sambil bekerja, yang tidak bisa dilakukan oleh media massa lainnya.Radio sifatnya auditori untuk didengarkan dan lebih mudah orang menyampaikanpesan dalam bentuk acara yang menarik.Daya pikat untuk dapat melancarkan pesan ini penting artinya dalam proseskomunikasi, terutama melalui media massa. Bentuk komunikasi yang bersifat satuarah ( one way traffic communication ) ini mengharuskan pihak radio dituntutuntuk selalu menyajikan acara – acara yang menarik perhatian para audiencenyayang diharapkan akan mendapatkan feed back yang baik dari masyarakat.B. Pengertian Humas ( Public Relations )Public Relations bukan sekadar menjual senyum, berpropaganda dengantujuan memperoleh kemenangan sendiri atau mendekati pers dengan tujuan untukmemperoleh pemberitaan. Lebih dari itu, Public Relations mengandalkan strategi,yakni agar perusahaan disukai dan dipercaya oleh pihak – pihak yang terkait. 2Pengertian Public Relations ( humas ) sampai sekarang belum ada suatukesepakatan secara tegas karena banyaknya definisi Public Relations yang ada. 3Belum adanya batasan pengertian mengenai humas ( Public Relations ) yang pasti,menurut para ahli karena disebabkan : Pertama, beragamnya definisi public1Sam Pareno Ambede. 2002. Kuliah Komunikasi : Pengantar dan Praktek. Cetakan I. Surabaya : Papyrus,hal : 87.2Ika Kusumadewi. 2005. Profesionalisme Peran Humas Dalam Rangka Membangun Citra Positif PT. PLN( Persero ) Area Pelayanan dan Jaringan Surakarta. FISIP UNS Surakarta.3Kustadi Suhandang. 2004. Public Relations Perusahaan : Kajian, Program, dan Implementasi. Cetakan I.Bandung : Yayasan Nuansa Cendekia, hal : 43.

7relations yan telah dirumuskan baik oleh para pakar/ahli maupun professionalPublic Relations/Humas. Kedua, terjadinya perbedaan batasan pengertian tentanghumas/PR tersebut diakibatkan adanya latar belakang yang berbeda, misalnyadefinisi yang dilontarkanoleh kalangan akademis/teoritis perguruan tinggitersebutakan bunyinya dengan apa yang diungkapkan oleh kalangan praktisi( Public Relations Practitioner ). Dan ketiga, adanya dedikasi yang menunjukknabahwa kegiatan public relations itu bersifat fleksibel dan dinamis terhadapperkembangan dinamika kehidupan masyarakat yang mengikuti pekembangan. 4Humas / Public Relations merupakan kegiatan komunikasi yang melibatkanseluruh anggota organisasi untuk menciptakan citra baik dimata publik yang dapatmendukung tercapainya tujuan organisasi.Walaupun terdapat benyak perbedaan mengenai pengertian humas ataupublic relations, nemun pada prinsipnya inti dari semua pendapat itu adalah sama.Seperti yang diutarakan oleh Cutlip, Center dan Broom dalam bukunya “ EffectivePublic Relations ” mendefinisikan Public Relations sebagai berikut :“ Public Relations adalah fungsi manajemen yang secara khususmendukung terbentuknya saling pengertian dalam komunikasi, pemahaman,penerimaan dan kerjasama antara organisasi dengan berbagai publiknya ”.5Selain pendapat diatas, masih ada 2000 lebih pendapat yang dikemukakanoleh para ahli di Amerika. Namun dari seluruh pendapat yang ada, setelahdiseleksi panitia yang terdiri dari para ahli PR, Menurut Kustadi Suhandang dalam4Rosady Ruslan. 1998. Manajemen Humas & Manajemen Komunikasi : Konsepsi dan aplikasi.Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, hal : 16.5Sam Pareno Ambede. Ibid.

8bukunya yang berjudul Public Relations Perusahaan menyebutkan bahwaterdapat tiga definisi yang dianggap terbaik, yaitu :1. Definisi Public Relations menurut J. C. Seidel, Public Relations Director,Division of Housing, State of New York berbunyi :Public relations adalah proses yang kontinyu dari usaha – usahamanajemen untuk memperoleh goodwill dan pengertian dari paralangganannya, pegawainya dan publik umumnya ke dalam denganmengadakan analisa dn perbaikan – perbaikan terhadap diri sendiri, keluardengan mengadakan pernyataan – pernyataan4.2.Definisi Public Relations menurut W. Emerson Reck, Public RelationsDirector, Colgate University berbunyi :Public relations adalah kelanjutan dari proses penetapan kebijaksanaan,penentuan pelayanan – pelayanan dan sikap yang disesuaikan dengankepentingan orang – orang atau golongan agar orang atau lembaga itumemperoleh kepercayaan dan goodwill dari mereka. Kedua, pelaksanaankebijaksanaan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanyapengertian dan penghargaan yang sebaik – baiknya4.3. Definisi Public Relations menurut Howard Bonham, Vice Chairman,Amerika National Red Cross berbunyi :Public relations adalah suatu seni untuk menciptakan pengertian publikyang lebih baik yang dapat memperdalam kepercayaan publik terhadapseseorang atau sesuatu organisasi/badan ). 6Dalam pertemuan para pakar public relations di Mexico City pada tahun1978 menghasilkan definisi – definisi humas yang lebih singkat dan dinamakan“ The Statement of Mexico ”, definisi tersebut berbunyi :“ Praktik Public Relations adalah suatu seni sekaligus disiplin ilmupengetahuan social yang dapat dipergunakan untuk menganalisis berbagaikecenderungan, memprediksi konsekuensi dari setiap kegiatan, memberi masukandan saran – saran kepada para pemimpin organisasi dan melaksanakan program6Kustadi Suhandang. Ibid, hal : 44

9yan terencana mengenal kegiatan – kegiatan yang melayani, baik untukkepentingan organisasi maupun kepentingan publik atau umum”.7Meski terdapat perbedaan penekanan dalam unsur – unsur pokok padabeberapa definisi tersebut, namun terdapat banyak kesamaan dalam unsur – unsurutamanya. Menurut Rosady Ruslan ( 1999 ), definisi versi “ The Statement ofMexico ” dan versi Dr. Rex Harlow memiliki banyak kesamaannya, yaitu unsur–unsur utamanya yang menyangkut antara lain :1. perencanaan yang mengikuti standar – standar etis.2. Suatu proses yang mencakupi hubungan timbal balik antara organisasi danpubliknya.3. Analisis dan evaluasi melalui penelitian lapangan terhadap sikap, opinidan kecenderungan social, serta mengkomunikasikannnya kepada pihakmanajemen/ pimpinan.4. Konseling manajemen agar dapat dipastikan bahwa kebijaksanaan, tatacara kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara social dalam konteksdemi kepentingan bersama bagi kedua belah pihak.5. Pelaksanaan atau menindaklanjuti program aktivitas yang etrencana,mengkomunikasikan, dan mengevaluasi.6. Perencanaan dengan itikad yang baik, saling pengertian, dan penerimaandari pihak publiknya ( internal dan eksternal ) sebagai hasil akhir dariaktivitas public relations/humas.878Rosady Ruslan. ibid, hal : 17.Sam Pareno Ambede. Ibid, hal : 182.

10Keenam unsur utama tersebut diatas menunjukkan adanya hubungan kaitmengkait secara holistic yang merupakan proses kesinambungan dalam fungsionalpublic relations/humas yang melekat dengan manajemen organisasi dalam upayamencapai tujuan bersama dan sasaran utama badan usaha/organisasi.I.Peranan Public RelationsPerkembangan profesionalisme kinerja public relations yang berkaitandengan perkembangan peranan public relations, bahkan sebagai praktisi maupunprofessional dalam suatu organisasi atau perusahaan. Sebagaimana diketahui,peranan adalah pelaksanaan dari peran, sedangkan peran adalah wujud dari fungsi.Menurut Dozier D. M. ( 1992 ), bahwa peranan praktisi public relations dalamorganisasi tersebut salah satu kunci untuk memahami fungsi PR. Disamping itujuga merupakan kunci untuk pengembangan peranan praktisi PR dan pencapaianprofessional dalam PR. Menurut Rosady Ruslan ( 1999 ) menyebutkan perananhumas sebagai berikut :a. Membina hubungan ke dalam ( public internal ). Public internal adalahpublik yang menjadi bagian dari unit/badan/perusahaan atau organisasi itusendiri. Dan mampu mengidentifikasi atau mengenali hal – hal yangmenimbulkan gambaran negatif di dalam masyarakat, sebelum kebijakan itudijalankan oleh organisasi.b. Membina hubungan keluar ( public external ). Public external adalah publikumum ( masyarakat ). Dalam hal ini peranan humas adalah mengusahakan

11tumbuhnya sikap dan gambaran yang positif terhadap lembaga yangdiwakilinya. 9Sedangkan menurut Dozier & Broom ( 1995 ) bahwa peranan publicrelations dibagi empat kategori dalam suatu organisasi, yaitu sebagai berikut :1. Technician CommunicationPublic Relations dianggap sebagai pelaksana teknis komunikasi. Publicrelations menyediakan layanan di bidang teknis, sementara kebijakan dankeputusan teknik komunikasi yang akan digunakan merupakan keputusanmanajemen.2. Expert Preciber CommunicationsPublic relations dianggap sebagai orang yang ahli memberikan nasehatkepada pimpinan. Hubungan praktisi PR dengan manajemen organisasiseperti hubungan antara dokter dan pasiennya. Sebagai praktisi ahli Publicrelations yang berpengalaman dan memiliki kemampuan tinggi dapatmembantu untuk mencari solusi dalam penyelesaian masalah hubungandengan publiknya ( public relationship ).3. Communication FacilitatorPublic relations bertindak sebagai perantara/mediator yang menjaga jalurkomunikasi dua arah antara organisasi dengan publik eksternal maupuninternalnya. Sehingga dengan komunikasi timbal balik tersebut yangdilaksanakan oleh bersangkutan dapat menciptakan saling perngertian,mempercayai, menghargai dan toleransi yang baik dari kedua belah pihak.9Sam Pareno Ambede. Ibid, hal : 184.

124. Problem Solving FacilitatorPublic relations harus mampu membantu pihak lain dalam perusahaan untukmenyelesaikan suatu persoalan. Selain itu seorang praktisi PR harus dapatmerencanakan dan melaksanakan program public relations secara rasional.10Dengan demikian, sebagai pendukung perusahaan, humas berperan didalampelaksanaan :aBuilding corporate identity and image yaitu menciptakan identitas dan citraperusahaan yang positif, dan mendukung kegiatan komunikasi timbal balikdua arah dengan berbagai arah.bFacing crisis dalam menangani complain, membentuk manajemen krisisdan PR recovery of image, memperbaiki lost of image and damage. 11J.Proses Komunikasi Public RelationsKomunikasi merupakan hal yang mendasar dan penting bagi proses socialdalam kehidupan manusia, karena setiap harinya manusia umumnya berinteraksidengan sesamanya melalui komunikasi. Demikian juga dalam kegiatan PR,komunikasi memegang peranan utama dalam memelihara dan menjaga citraorganisasi dikalangan anggota masyarakat dan publik yang berkaitan denganorganisasi tersebut. Model komunikasi dalam kegiatan PR bersesuaian denganmodel komunikasi yang dikemukakan oleh Harold Lasswell yang digambarkandalam bentuk pertanyaan – pertanyaan.109Frida Kusumastuti. 2002. Dasar – dasar Humas. Ghalia Indonesia. Jakarta, hal : 18.Sam Pareno Ambede. Ibid, hal : 184.

13THE LASWELL FORMULAWHO ?CommunicatorSAYS WHAT ?MessageIN WHICHCHANNEL ?MediumTO WHOM ?receiverWITH WHATEFFECT ?EffectGambar Model komunikasi LaswellDalam model komunikasi Laswell menggambarkan kecenderungan awalmodel komunikasi yang menganggap komunikator sangat powerfull, mampumempengaruhi komunikan dan menganggap bahwa pesan pasti memiliki efek didalam diri komunikannya.12Komunikasi oleh PR bertujuan untuk menghasilkan efek – efek tertentu baiknilai, opini, dan image serta sikap publik terhadap perusahaan. Efek – efektersebut meliputi : efek kognitif, terjadi perubahan pengetahuan pada penerimayaitu pada pembentukan dan perubahan citra. Efek afektif, terjadi perubahan sikappada penerima kendati tidak selalu yang kerap kali meramalkan tindakan yangakan diambil oleh seorang individu. Efek behavioral, terjadi perubahan dalamperilaku nyata penerima, seperti berbuat atau tidak berbuat seperti yangdilanjutkan.Jadi PR selain menilai sikap publik, mengidentifikasikan kebijaksanaan dantata cara perusahaan demi kepentingan publik juga merupakan pelaksana programkegiatan dan komunikasi untuk meraih pengertian umum dan dukungan publik.Publik dalam ruang lingkup Humas/PR dibedakan menjadi dua yakni publikinternal dan publik eksternal. Praktisi PR diharapkan menjadi agen spionase bagitop manajemen dari suatu organisasi yang ruang lingkup aktivitasnya meliputi :12Drs. Dani Vardiansyah, Msi. Pengantar Ilmu Komuniksi ( Pendekatan Taksonomi Konseptual ). GhaliaIndonesia. Jakarta. 2004. hal : 115.

14aMembina hubungan ke dalam ( public internal ).Publik internal adalah orang – orang yang berada didalam perusahaan,seperti pemegang saham, manajer, dan top executive, karyawan, dan lain –lain. Tugas Public relations dalm publik internal yaitu :1. informative.2. Menentukan prosedur dan pengembangan organisasi.3. Memberikan informasi kepada yang ikut menangani kepemimpinantentang apa yang diungkapkan dalam media massa.4. Mengumpulkan data tentang bagaimana penilaian kelompok –kelompok masyarakat terhadap perusahaan/organisasi.5. Menyusun dan menyebarkan kliping dan pers, teks radio, televisi, dll.6. Memberi nasehat dalam kepemimpinan untuk rencana jandka pendekdan panjang.bMembina hubungan ke luar ( public eksternal ).Publik eksternal adalah orang – orang yang berada diluar lingkupperusahaan, seperti konsumen, pemasok, pemerintah, kompetitor, dankomuniktas. Tugas eksternal public relations yang dilaksanakan untukmemperoleh dukungan, pengertian, dan kepercayaan dari publik, antaralain :1. Menilai sikap dan opini publik terhadap kepemimpinan parapegawai dan metode yang digunakan.

152. Memberi advice dan counsel pada pimpinan tentang segala sesuatuyang ada hubungannya dengan public relations mengenai perbaikan– perbaikan, kegiatan, dan lain – lain.3. Memberi penerangan – penerangan yang obyektif agar publik tetapinformed tentang segala aktivitas dan perkembangan organisasi.4. Menyusun staf yang efektif untuk bagian itu.13Sering timbul salah satu paham pada masyarakat awam bahwa ruanglingkup pekrjaan PR terbatas pada publik eksternal saja. Anggapan ini tidak benar,karena PR bertugas membina hubungan yang serasi dan saling percaya, baikdengan pihak – pihak di dalam perusahaan melalui proses komunikasi.Publik dalam suatu organisasi sangatlah kompleks, untuk itulah sebagaipendukung fungsi manajemen perusahaan, PR harus melaksanakan kegiatan –kegiatan PR dengan baik. Menurut Bovee dan Arens, kegiatan – kegiatan itumeliputi :a. Publicity and Press AgencyMengangkat berita tentang sesorang, produk, atau pelayanan yangditampilkan melalui siaran radio atau media cetak dan merencanakan sertamelaksanakan kegiatan untuk menarik perhatian dan menimbulkanpublisitas yang berkaitan dengan media.13Kustadi Suhandang. Ibid, hal : 73

16b. Public Affair and LobbyingMembuat janji, bekrja sama dengan badan – badan pemerintahan sertaberhubungan dengan urusan masyarakat melalui pendekatan – pendekatantertentu.c. Promotion and Special Event ManagementMempromosikan dan mengatur kegiatan – kegiatan tertentu melalui iklan,press release, open house, dan peray

Keep our friendship!! 18. Ritta, Windi, Atikah, dan semua teman – teman D III Public Relations atas kebersamaannya selama ini. 19. Dan kepada semua pihak yang telah benyak memberikan bantuan kepada penulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Ha